Mengapa Harga Pedet Lebih Mahal dari Sapi Bakalan dan Siap Potong?

Posted by

Harga Pedet. Kenyataan jika kita berniat membeli pedet baik dipasar hewan maupun dipetani peternak maka kita akan mendapatkan harga yang jauh lebih mahal daripada membeli sapi siap potong dan sapi bakalan. Harga mahal ini jika kita konversikan dalam harga berat hidup per kg.

Memang harus lebih dulu dimengerti, orang membeli pedet mau dengan harga mahal karena ada unsur suka terlebih dahulu disamping memang karena kualitas.

Pedet-pedet dengan turunan limousin dan simmental memang lebih sering dihargai lebih tinggi daripada pedet turunan sapi jenis lain. Pedet berharga mahal didominasi oleh pedet Jantan sedangkan pedet betina memiliki harga yang jauh dibawahnya.

Harga pedet lepas sapih dengan umur sekitar 3 - 4 bulan saat ini adalah sekitar 8 juta sampai 10 jutaan. Jika dikonversi dengan harga per kg nya memang jadi terkesan mahal sekali karena berat pedet yang masih ringan antara 100kg - 120 kg. Jadi harga per kg pedet tersebut menjadi Rp 70.000 - Rp 100.000 per kg. Harga pedet ini sangat jauh diatas sapi siap potong yang harganya berkisar antara Rp 44.000 - Rp 47.000/kg. Bahkan dibandingkan sapi bakalan harga pedet masih jauh lebih tinggi.

Harga pedet mahal sebenarnya tidak ada masalah jika yang membeli adalah petani yang akan memeliharanya dalam jangka waktu lama mungkin sekitar 2 - 3 tahun. Dengan pemeliharaan yang lama dan asumsi kenaikan berat  badan sekitar 1 kg per hari maka selama 2 tahun pedet tersebut bisa berbobot sekitar 700 - 800 kg. Jika berat dikalikan dengan harga sapi siap potong saat ini maka akan diperoleh Rp 33.000.000. Bagi petani peternak tradisional, angka ini adalah tabungan yang lumayan besar jika dibandingkan saat membeli pedet yang "hanya" berharga 9 jutaan. Jika saat pemeliharaan si petani bisa mendapatkan pakan yang bagus tetapi murah harganya maka hasil ini akan benar-benar menguntungkan selama biaya tenaga kerja dari sipetani sendiri saat merawat dan memberi makan tidak dihitung karena dianggap sebagai usaha sambilan.

Jadi sebenarnya jika untuk dipelihara dalam jangka waktu lama, harga pedet masih termasuk mahal atau murah? Silakan anda jawab sendiri....

Ilustrasi sederhana:
Selama 9 bulan dalam kandungan induknya, dibutuhkan biaya pakan, jika perhari Rp 15.000 rupiah, total biaya pakan induknya adalah sekitar Rp 4.000.000,- ( empat juta rupiah) ditambah biaya pemeliharaan selama 4 bulan sebelum sapih (masih menyusu) Rp 1.800.000,-.

Jadi saat dijual si pedet sudah menghabiskan dana sekitar Rp 5.800.000,- dan belum termasuk biaya tenaga kerja, pembelian susu tambahan jika ada dan juga untuk pengobatan. Jadi jika saat pedet lepas sapih dan dijual dipatok harga 8 juta sampai 10 juta adalah wajar saja dan bukan merupakan harga pedet yang mahal.

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Sakadoci Updated at: 23:40:00

0 komentar:

Powered by Blogger.