Kembang Mentega, Manfaat Dan Kandungan Zat Aktif Di Dalamnya

Posted by

Tumbuhan Kembang Mentega. Tanaman Kembang Mentega termasuk tanaman hias yang memiliki bunga indah. Tanaman hias ini ternyata juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan karena bisa digolongkan juga sebagai tumbuhan obat / herbal. Menurut beberapa penelitian, tanaman ini mengandung neriodorin, karabin, dan asam tanat (Perry, 1980), kanerin dan asam 12, 13-dihidroursolat (Siddiqui et al., 1989), glikosida jantung (oleandrin) (Boisio et al., 1993), 16-dehidroadinerigenin, neritalosid, dan odorosid (Siddiqui et al., 1997), asam kanerat, asam nerikumarat, asam isonerikumarat, oleanderol, kanerodian, asam oleanderolat, kanerin, dan neriuminin (Begum et al., 1997), serta neridiginoside (Begum et al., 1999). Tanaman herbal ini berupa perdu tegak dengan ketinggian 2-5 m ini merupakan tanaman hias yang tahan panas dan kering. Kembang mentega berdaun bentuk lanset, bertangkai dengan ibu tulang yang menonjol. Panjang daun sekitar 7-20 cm dengan lebar 1-3 cm. Permukaan bawah daun berwarna hijau muda dengan ujung dan pangkal meruncing, tetapi rata. Nama lain: Bunga jepun, jure (Snd), bunga anis, padendang, oleander.


Taksonomi Kembang Mentega:
  • Kingdom (Dunia/Kerajaan):Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom:Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super divisi:Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisio (Pembagian):Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Classis (Kelas):Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas :Asteridae
  • Ordo (Bangsa):Gentianales
  • Familia (Suku):Apocynaceae
  • Genus (Marga):Nerium
  • Species (Jenis):Nerium Indicum Mill

Kembang mentega memiliki bunganya yang tersusun dalam karangan berbentuk malai di ujung ranting, sedangkan mahkota bunganya berbentuk seperti corong dengan warna merah muda dan putih. Getah putih yang dikeluarkan tanaman ini sangat beracun.

Tumbuhan yang berasal dari India ini mempunyai buah berbentuk panjang dengan ukuran 15-25 cm, bulat beralur memanjang dengan banyak biji yang berambut. Tanaman kembang mentega tumbuh baik pada ketinggian dataran 1 - 700 m dpl, cocok untuk daerah yang banyak memiliki musim kemarau karena ketahanannya terhadap kekeringan dan cuaca panas. Budidaya dan perbanyakan tanaman sangat mudah karena bisa dilakukan hanya dengan stek batang.


Beberapa manfaat kembang mentega bagi kesehatan antara lain sebagai antikanker, diuretika, antiskabies, mengobati herpes (Perry, 1980), antibakteri, antijamur, ekspektoran, insektisida, bengkak, panguat jantung (Siddiqui et al ., 1997; Hembing, 1993).

Cara Membuat Ramuan Obat Herbal Dengan Kembang Mentega

Ramuan kembang mentega untuk menguatkan jantung, peluruh kencing, darah, keringat, gagal jantung, ayan (epilepsi), asma dan mematikan serangga.
Caranya : Ambil daun hijau beberapa lembar, cuci bersih dan keringkan dalam temperatur ± 60-70˚ C. Kemudian digiling hingga menjadi serbuk/ tepung (pemakaian dalam harus dalam pengawasan dokter).

Ramuan Kembang Mentega untuk Obat memar, radang pinggir kuku, infeksi, botak (alopecia areata).
Caranya : Oleskan serbuk (daun yang telah digiling) ke bagian yang sakit.

Pengusir serangga yang bersarang dalam buku.
Cara Pemakaian : Selipkan daun-daun tersebut di sela-sela buku.

Kembang Mentega Sebagai Obat MataCaranya: Ambil daun kembang mentega secukupnya, kemudian cuci bersih, bilas dengan air matang lalu tumbuk halus. Gunakan air perasannya dengan diteteskan pada mata yang sakit atau dioleskan pada radang kulit dan luka.

Obat Sakit Payudara
Caranya: Ambil 20 lembar daun kembang mentega, kemudian cuci bersih dan tumbuk hingga halus. Setelah itu campurkan dengan 2 sendok makan air garam. Setelah itu, ramuan pun dipakai untuk mengurapi payudara yang sakit lalu dibebat. Lakukan 2 kali sehari.

Kembang Mentega Untuk Obat Sakit Gigi
Caranya: Ambil dan cuci akar kembang mentega secukupnya sampai bersih, lalu kunyah dengan gigi yang sakit.

Kembang Mentega Untuk Radang Tenggorokan
Caranya: Ambil dan  rebus 10 gram akar dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Lalu minum air rebusannya.


Wanita Hamil dilarang dan Tidak Dianjurkan Minum / memakai ramuan ini


loading...
Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Sakadoci Updated at: 19:32:00

0 komentar:

Loading...
Powered by Blogger.