Harga Sapi Lokal Di Pasar Hewan Pasca Lebaran 2016 Masih Bertahan

Posted by

Seminggu setelah lebaran, situasi pasar hewan secara umum masih sepi bahkan bisa dibilang sangat sepi aktifitas. Meskipun jagal-jagal sudah mulai ramai memotong sapi tetapi para blantik dan penjual sapi tampaknya masih belum banyak mengirim sapinya ke pasar hewan.



Sedikitnya ternak dipasar hewan pasca lebaran membuat harga sapi lokal tetap bertahan seperti sebelum idul Fitri, bahkan beberapa jagal berani beli dengan harga lebih tinggi untuk sapi-sapi tertentu yang penting mereka bisa mendapatkan ternak untuk dipotong. Situasi pasar hewan diprediksi akan kembali normal setelah sekitar dua minggu setelah lebaran.

Informasi lainnya adalah tentang harga sapi Qurban, ada yang sudah memprediksi untuk harga sapi qurban ukuran kecil antara 200 - 250 kg kisaran harga bisa Rp 60.000/kg bahkan bisa juga lebih. Hal ini memang sangat masuk akal jika melihat mereka yang berkurban secara patungan masih banyak yang budgetnya hanya kisaran 14 jutaan dengan asumsi 7 orang x Rp 2 jutaan. Sedangkan untuk sapi kurban ukuran besar otomatis secara harga per kg akan lebih murah meskipun harga jogrog nya tentu lebih tinggi karena berat badannya yang lebih besar.

Info sementara harga sapi lokal siap potong kondisi gemuk pasca lebaran adalah berkisar antara Rp 44.000 - Rp 46.000/kg. Sementara untuk sapi-sapi dibawah standar masih bisa didapatkan dengan harga Rp 37.000 - Rp 40.000/kg, dengan kata lain kondisi jelek/afkir. Sedangkan untuk harga sapi bermasalah seperti pincang parah, kurus sekali atau bahkan ambruk harga tergantung tawar-menawar dan selera pembeli.

Harga karkas sapi lokal di RPH juga masih tidak ada pergerakan, masih bertahan di harga Rp 85.000 - Rp 86.000/kg.


Demikian informasi singkat pergerakan harga sapi lokal dipasar hewan yang masih stabil pasca lebaran 2016. Semoga bisa menjadi acuan dan bermanfaat.

loading...
Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Sakadoci Updated at: 22:42:00

0 komentar:

Loading...
Powered by Blogger.