Jenis Burung Toucan, Si Eksotis Dengan Paruh Warna Warni

Posted by

Burung Pemakan Buah Toucan, Unik Dengan Paruhnya Yang Berwarna Indah
Keuntungan paruh toucan yang berwarna-warni. Para ahli memperkirakan warna paruh yang indah itu akan menyamarkan Toucan saat berada di antara buah-buahan yang ada di sekitarnya. Dengan demikian ia akan lebih mudah mengintai mangsa. Paruh ini bisa digunakan untuk memecahkan benda yang agak keras.
Burung ini membuat sarang di lubang-lubang pohon yang tinggi agar sulit dijangkau pemangsa. Ada 38 spesies Toucan, 37 spesies di antaranya berada di Meksiko dan Argentina. Mereka hidup dengan memakan berbagai jenis buah-buahan. Namun, tidak jarang Toucan memangsa hewan-hewan yang lebih kecil, seperti serangga, kadal kecil, ular, dan telur burung.
Toucan mungkin termasuk burung paling terkenal di Amerika. Kepala dan leher berwarna-warni dengan paruh besar menyolok. Meskipun segede Gaban, paruh Toucan sangat ringan karena terbentuk dari keratin berlubang-lubang yang strukturnya seperti sponges.


Toucan (Rhampastos toco) asal Amerika tengah dan Selatan

Paruh pipih dan besar ini merupakan bentuk adaptasi agar Toucan lebih mudah untuk meraih buah-buah berukuran kecil yang menjadi kesukaannya. Selain makan buah, Toucan juga berburu serangga dan kadal kecil sebagai tambahan asupan protein. Toucan memiliki peran penting dalam regenerasi hutan dengan memencarkan biji-bijian melalui ciritnya ke seluruh pelosok hutan.
Toucan mengerami telur-telurnya secara bergantian dengan pasangannya. Pada malam hari, hanya salah satu dari induk Toucan yang tidur di dalam sarang. Pengeraman ini berlangsung selama 16 hari. Setelah telur-telur itu menetas, bayi-bayi Toucan dibesarkan di dalam sarang.
Belum diketahui, mengapa paruh Toucan warnanya begitu menyolok. Namun hasil riset menunjukkan, warna dan ukuran paruh ini tidak ada hubungannya dengan perilaku Toucan untuk menarik lawan jenis atau mencari pasangan.

loading...
Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Sakadoci Updated at: 18:34:00

0 komentar:

Loading...
Powered by Blogger.