Produksi Susu Masa Laktasi Dipengaruhi Faktor-faktor Berikut Ini

Posted by

Faktor Yang Bisa Mempengaruhi Jumlah Produksi Susu Sapi Saat Masa Laktasi dan Penjelasannya
Pada masa laktasi, sapi perah diharapkan bisa memproduksi sapi dalam jumlah yang optimal. Untuk ukuran standar peternak kecil, produksi susu sapi perah bisa berkisar 15 liter per ekor  per hari adalah jumlah yang menggembirakan. Kenyataannya di tingkat peternak kecil produksi susu sapi perah per ekor lebih sering kurang dari 15 liter per hari padahal pada peternakan komersial produksi susu sapi bisa mencapai 20 liter lebih per ekor per hari pada masa laktasi.

Produksi susu sapi perah ternyata dipengaruhi banyak faktor yang masing-masing faktor memegang peranan penting dan sangat mempengaruhi jumlah produksi susu masa laktasi. Apa saja faktor-faktor penting yang berpengaruh terhadap produksi susu masa laktasi? Berikut ini beberapa diantaranya:

Produksi susu sangat dipengaruhi Faktor Genetik Sapi

Jenis sapi perah tertentu memiliki produksi susu yang lebih tinggi daripada jenis sapi perah lainnya. Masing-masing individu dalam jenis sapi yang samapun bisa memiliki kemampuan produksi yang berbeda-beda terhadap kualitas maupun jumlah produksi susunya. Kemampuan produksi susu yang baik bisa diturunkan dari induk kepada anaknya, inilah fungsi faktor genetis. Faktor genetis adalah faktor individu, yang diturunkan oleh orang tua kepada anaknya, faktor genetis ini bersifat baka, faktor ini menentukan jumlah atau besarnya produksi serta komposisi susu aetiap masa laktasi. Oleh sebab itu kesinambungan untuk menghasilkan susu sangat tergantun pada keadaan genetik hewan bersangkutan.

Kualitas dan Kuantitas Serta Jenis Pakan Sangat Mempengaruhi Produksi Susu Sapi Perah Pada Masa Laktasi

Penyediaan zat makanan yang tidak mencukupi akan membatasi sekresi air susu, sebab sapi akan mengorbankan berat badanya untuk berproduksi. Dan berat badan yang hilang akan menuntut penngantian dari zat zat makanan dalam ransum. Maka bagi sapi yang mendapatkan makanan yang sangat terbatas, akhirnya kebutuhan hidup pokok akan dicukupi dengan mengorbankan zat makan yang diperlukan dalam laktasi.

Manajemen Pemeliharaan, handling, Cara Pemerahan dan Perkandangan

Manajemen yang baik merupakan kunci bagi suksesnya usaha peternakan sapi perah. Dalam hal ini termasuk perlakuan seorang peternak terhadap : rangsangan pemerahan, lamanya kering kandang, pencegahan terhadap penyakit, frekwensi pemerahan dan servis periode dan calving interval. Kandang yang nyaman untuk sapi, jauh dari kebisingan dan tenang bisa berpengaruh terhadap produksi susu masa laktasi.

Pengaruh Kebuntingan Saat Masa Laktasi

Untuk kontinuitas produksi susu dan masa laktasi yang bersambung maka sapi wajib dibuntingkan lagi setelah 3 bulan kelahiran atau pada saat masa laktasi. Kebuntingan menyebabkan produksi susu kurang, kemrosotan produksi susu biasanya terjadi pada bulan kelima dari masa kebuntingan, kemrosotan produksi ini terjadi karena: pengubahan sebagian dari makanan yang diperoleh untuk keperluan foetus, perubahan hormonal sehubungan dengan kebuntingan.

Jumlah dan Ukuran Kelenjar Sekresi Susu

Faktor yang juga membatasi laktasi adalah jumlah jaringan kelenjar, kelenjar susu yang sangat kecil tidak menguntungkan dalam laktasi, sebab kelenjar yang kecil tak akan mampu menghasilkan susu yang banyak dan menyimpanya.

Produksi Susu Dipengaruhi Oleh Iklim dan Lingkungan

Faktor iklim khususnya suhu lingkungan sangat berpengaruh terhadap produksi dan komposisi, suhu lingkungan yang naik sampai lebih dari 27 derajat bagi sapi fh menyebabkan produksi susu merosot, kemrosotan ini disebabkan kerena merosotnya nafsu makan.

Pengaruh Faktor Lainnya
Faktor faktor seperti: umur, besarnya tubuh, estrus dll juga mempengaruhi produksi.

Demikian beberapa faktor penting yang bisa mempengaruhi jumlah dan kualitas produksi susu sapi perah pada masa laktasi.

Loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Sakadoci Updated at: 06:20:00

0 komentar:

Loading...
Powered by Blogger.