Toko Pertanian MARDIKA TANI. Jl. Raya Sragen-Solo KM 7, Sragen Jawa Tengah. "Sedia AOS AMINO Ternak Untuk Sapi Cepat Gemuk dan Sehat" Kontak: Hp. 0822 2656 7891 / 0822 2122 5555

Cara Memberi Pakan Jangkrik Yang Baik Agar Produksinya Maksimal

Posted by

Macam-macam Jenis Pakan Jangkrik dan Cara Pemberiannya
Sebenarnya dalam masalah pakan, jangkrik adalah binatang peliharaan yang tidak rewel dalam hal pakan. Selain mengonsumsi daun-daunan dan rumput-rumputan ternyata jangkrik juga bisa diberikan konsentrat selama masih bisa bernilai ekonomis.
Hal penting lainnya adalah dengan memberikan pakan bagi jangkrik secara berkelanjutan dan tidak terputus. Jangkrik memiliki sifat kanibalisme yang harus anda waspadai. Ada baiknya pula anda memaksimalkan tempat persembunyian jangkrik di dalam kandang.
Dengan permintaan yang kontinyu dan potensi keuntungan yang melimpah (dengan catatan, jangkrik yang diternak sehat dan mampu tumbuh serta berkembang dengan baik) ini maka tidak heran jika saat ini banyak masyarakat melirik jenis usaha ini.
Jangkrik adalah serangga yang termasuk bangsa Orthoptera dengan suku Gryllidae. Di Indonesia sendiri, terhitung lebih dari 123 jenis spesies jangkrik hidup di bumi Nusantara ini. Dan jangkrik yang diternak dan digunakan sebagai pakan hewan peliharaan adalah jangkrik jenis G. Testceus Walk dan G. Mitratus. Dua spesies ini lah yang kita kenal dengan jangkrik Jawa dan memiliki tubuh paling besar dari spesies jangkrik lain. Jangkrik adalah hewan nokturnal. Yakni hewan yang beraktivitas di malam hari. Mulai dari mencari makan, berderik (bersuara nyaring), dan menarik lawan jenis. Di siang hari, jangkrik cenderung diam di lorongnya karena memang jangkrik tidak menyukai cahaya. Umumnya jangkrik tinggal di rawa – rawa atau tanah yang lembab, walaupun ada juga yang ditemukan di sela – sela kasur atau pakaian. Mereka membuat lubang di tanah sebagai tempat untuk bersembunyi dari para predator mereka seperti burung, ayam, kadal, katak, dan lain – lain.

Nah seperti judul di atas, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai makanan apa saja yang ideal untuk hewan ini, agar bisa berkembang dengan cepat dan terhindar dari kematian.

Dalam membuat jangkrik sehat, ada baiknya anda memperhatikan jenis pakan yang diberikan. Terlebih bagi jangkrik yang masih kecil dan baru ditetaskan. Kualitas pakan jangkrik memiliki pengaruh yang cukup besar dalam mempercepat masa panen. Jangkrik sendiri umumnya dapat dipanen setelah memasuki usia dua puluh delapan hari hingga tiga puluh hari.

Masa panen tersebut bisa dipercepat jika anda mampu merawat jangkrik dengan baik. Tidak tanggung- tanggung, anda bahkan bisa memanen jangkrik hanya dalam waktu singkat yakni 22 hingga 25 hari saja. Lantas jenis makanan apa saja yang dapat digunakan untuk mempercepat masa panen?
Makanan jangkrik adalah tumbuh – tumbuhan, dedaunan kering, dan buah yang sudah busuk. Mereka juga sering memakan serangga yang ukurannya lebih kecil. Karena jangkrik merupakan hewan nokturnal dan lebih sering beraktivitas di malam hari, maka saat beternak jangkrik disarankan untuk meletakkannya di tempat yang gelap. Usahakan untuk meminimalisir masuknya cahaya dari sumber manapun. Hal ini akan membuat jangkrik lebih aktif bergerak dan tentunya lebih sehat. Tidak seperti hewan pada umumnya, umur jangkrik sangatlah pendek. Jangkrik jantan hanya dapat mencapai batas usia maksimal 80 hari. Itu pun sangat jarang karena umumnya jangkrik akan mati karena penyakit atau kalah ketika berduel antar sesamanya. Sedangkan untuk jangkrik betina, mereka bisa mencapai umur 108 hari dan akan mati setelah bertelur.
Konsentrat ayam untuk Pakan Jangkrik
Konsentrat ayam atau voor merupakan salah satu jenis makanan ternak yang baik pula diberikan pada jangkrik. Dalam hal ini ada baiknya anda menggunakan jenis voorphokpan 511 yang dihaluskan terlebih dahulu. Penghalusan Voor berguna dalam mempermudah pencernaan.

Voor sendiri mengandung sejumlah gizi yang baik dikonsumsi oleh hewan ternak. Jika dilihat dari harganya, voor terjangkau oleh kantong karena cukup murah. Bukan hanya murah, namun Voor juga bisa ditemukan di toko pakan dengan mudah. Tidak heran mengingat ada banyak peternak yang membutuhkannya.

Bagi anda yang ingin menggunakan jenis konsentrat yang lainpun, hal ini tidak jadi masalah. Namun jika ingin menggunakan pelet ada baiknya anda mencampurnya dengan voor agar pelet menjadi lebih mudah dicerna.
Penyakit pada jangkrik juga sering disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Sayur – sayuran yang telah disemprot pestisida dan insektisida bisa sangat berbahaya bagi jangkrik karena tidak hanya menimbulkan penyakit tapi juga bisa langsung mematikan jangkrik. Sebaiknya beli sayur yang benar – benar fresh dan bebas dari dua racun pembasmi serangga dan jamur di atas. Atau anda juga bisa memberi jangkrik dengan buah – buahan yang anda cari sendiri untuk memastikan kualitasnya benar – benar bagus dan masih murni.

Sayuran dan dun-daunan lainnya
Makanan yang baik untuk jangkrik selanjutnya adalah sayuran. Sayuran untuk jangkrik bisa dipilih dari jenis sayur hijau berupa buah pepaya yang masih muda lalu diiris tipis- tipis. Sayuran untuk jangkrik juga bisa diambil dari daun ketela, gambas, sawi putih, daun pisang serta daun pepaya yang masih muda.

Pemberian sayuran bagi jangkrik dimaksudkan sebagai jenis makanan pendamping untuk pengganti minum. Dalam menyiapkan sayuran, sebaiknya pilih yang masih segar.

Penyediaan sayuran sebaiknya dilakukan secara rutin mengingat habitat asli jangkrik yang biasanya hidup di alam bebas. Jangan lupa pula untuk membersihkan kandang dan mengganti sayuran, agar sayur tersebut tidak membusuk di dalamnya.

Beberapa makanan bagi jangkrik di atas merupakan jenis makanan yang tidak hanya menyehatkan melainkan juga mempercepat pertumbuhan jangkrik. Jika jangkrik tumbuh dengan baik, masa panen juga akan lebih cepat didapatkan.

Loading...
loading...

Blog, Updated at: 01:57:00

0 komentar: