Pakan Hijauan Muda, Sapi Kembung dan Musim Hujan

Apa Saja Penyebab Sapi Kembung?

Penyakit sapi kembung adalah penyakit sapi yang bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Faktor-faktor yang bisa menyebabkan sapi bloat antara lain:
  • Pakan
  • Penyakit
  • Kerusakan Alat Pencernaan
  • Cuaca Ekstrim
Definisi Kembung (Bloat) Adalah penimbunan gas yang berlebihan pada rumen sehingga legok lapar menggelembung. Bloat atau tympani merupakan penyakit alat pencernaan yang disertai penimbunan gas dalam lambung akibat proses fermentasi berjalan cepat. Pembesaran rumenoretikulum oleh gas yang terbentuk, bisa dalam bentuk busa persisten yang bercampur isi rumen (kembung primer) dan gas bebas yang terpisah dari ingesta (kembung sekunder).

Penyakit kembung perut yang diderita sapi, dapat menyebabkan kematian karena struktur organ sapi yang unik. Dimana pada sapi, jantungnya terletak disebelah kanan perut, bukan dibagian dada seperti halnya manusia. Hal tersebut akhirnya menyebabkan jantung sapi terhimpit oleh angin dan asam lambung saat menderita kembung. Karena kembung yang terjadi, mendesak dan mengakibatkan perut sapi membesar kesamping. Kematian pada sapi yang menderita kembung perut, biasanya rentan terjadi karena ketidaktahuan dan salah penanganan oleh peternak. Saat sapi mengalami kelumpuhan dengan perut yang kembung, banyak peternak yang memposisikan sapi mereka telentang. Hal itu menyebabkan, jantung sapi terhimpit dengan lebih cepat. Namun penyakit kembung perut tidak membahayakan atau menular kepada binatang lain atau manusia, daging sapi yang terserang penyakit inipun masih aman untuk dikonsumsi (Purnomo, C. 2010).

Beberapa tanda, ciri-ciri dan gejala yang tampak ketika ternak mengalami kembung yaitu:
  • Perut bagian kiri atas membesar dan cukup keras, bila ditepuk akan terasa ada udara dibaliknya, dan berbunyi seperti tong kosong, persis ketika kita merasa kembung.
  • Ternak merasa tidak nyaman, menghentakkan kaki atau berusaha mengais-ais perutnya.
  • Ternak sulit bernafas atau bernafas melalui mulut.
  • Sering berkemih/kencing,mengejan.
  • Pada kasus yang berat akhirnya tidak dapat berdiri dan mati.
  • Perut menjadi tegang.
  • Anus menonjol.
  • Nafas ngos-ngosan.
  • Lidah kebiruan

Obat Anti Kembung, Dosis dan Cara Pemakaiannya

Obat Anti Bloat (bahan aktif: Dimethicone)
Cara Penggunaan:
Dosis sapi/ kerbau: 100 ml obat diencerkan dengan 500 ml air,
Dengan Dimethicone yang bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan, sehingga gelembung-gelembung gas dalam rumen terurai menjadi gelembung-gelembung kecil kemudian bergabung sehingga dapat dikeluarkan dari saluran pencernaan.

Dengan Obat Wonder Athympanicum
Cara Penggunaan:
Dosis: sapi/ kerbau: 20 – 50 gram, dicampur air secukupnya, kemudian diminumkan.

Menggunakan Bakazha Oil
Cara Penggunaan: Dosis Untuk Sapi : 150 ml – 300 ml


Ternak Kembung dan Musim Hujan
Pada musim hujan, hijauan pakan ternak (HPT) cenderung memiliki kadar air yang lebih tinggi. Kadar air yang tinggi pada hijauan disinyalir bisa meningkatkan resiko sapi kembung. Cara mencegahnya adalah dengan melayukan terlebih dahulu hijauann yang akan diberikan pada ternak sapi.

Hindari juga memberikan hijauan muda kepada ternak sapi secara langsung dan harus dilayukan terlebih dahulu. Pemberian pakan hijauan berupa leguminose 100 % juga sebaiknya dihindari karena bisa memicu ternak bloat.


Blog, Updated at: 22:52:00