Loading...

Download Mp3 Suara Perkutut Manggung Disini

Loading...
loading...

Macam-macam Jenis Suara dan Irama Perkutut Manggung, Bisa Download Mp3 nya Disini!
Burung perkutut adalah salah satu burung yang dulu sempat menjadi simbol status masyarakat Jawa. Orang dengan status terpandang biasanya memiliki burung perkutut dengan berbagai macam sangkarnya yang indah. Semakin berkelas seekor burung perkutut yang ditandai dengan irama dann suaranya maka pemiliknya akan dianggap semakin tinggi status sosialnya.
Dunia internasional menyebut burung Perkutut dengan sebutan Zebra Dove atau Barred Ground Dove. Sementara di Malaysia dan Singapore, burung Perkutut dikenal dengan nama burung Ketitir atau burung Merbok. Sedangkan, di Thailand menyebut burung Perkutut dengan nama burung Nokkhao Chewa. Burung Perkutut atau Geopelia Striata mempunyai beberapa sub jenis lagi yang lebih bervariasi.
Suara burung perkutut juga sering disandingkan dan dihubung-hubungkan dengan berbagai hal yang bersifat mistis dalam masyarakat. Tetapi seiring dengan kemajuan jaman dan semakin terbukanya serta terhubungnya daerah pedalaman dengan perkotaan maka anggapan mistis ini semakin terkikis habis dimakan waktu.
Saat manggung, suara burung perkutut menjadi 3 bagian. Yaitu suara depan (pengajeng / angkatan), suara tengah (penengah/pukulan), dan suara ujung (dawah / pembuang). Ketiga bagian suara ini kalau dieja secara sederhana berbunyi : “Hur- kete – kuk”. Dari ketiga bagian suara ini, suara tengah (“kete”) boleh tidak ada atau tidak terdengar. Tapi suara depan dan suara ujung belakang mutlak harus ada. Karena tak ada burung perkutut yang berbunyi :” Hur – kete” atau “Kete – kuk” saja. Sedang perkutut yang berbunyi :”Hur – kuk” banyak ditemukan, misalnya perkutut bangkok. (sumber: Buku Kawruh Peksi Berkutut ditulis tangan dengan huruf Jawa oleh R.W Padmodiprodjo pada zaman Belanda).
Saat ini orang memelihara burung perkutut memang semakin jarang dijumpai. Popularitas burung ini semakin tenggelam dan kalah populer dari jenis burung kicau lainnya yang sedang trend saat ini seperti burung lovebird, kenari, burung anis, burung cucak ijo, cucak rowo dan jenis burung murai seperti murai batu.

Anda tertarik dengan suara burung perkutut? Atau ingin menikmati video burung perkutut, silahkan klik linknya dibawah ini:
Ciri-ciri Perkutut Bersuara Bagus

• Perkutut yang memiliki bentuk kepala njambe nom (seperti buah pinang muda) dengan leher yang panjang dapat menghasilkan suara dengan volume yang besar (kelas A).

• Perkutut dengan bentuk leher pendek akan menghasilkan suara dengan volume yang kecil (kelas C), karena tenggorokan Perkutut merupakan bagian terpenting bagi seekor Perkutut untuk menghasilkan suara.

Pada saat seekor Perkutut sedang manggung, maka tenggorokannya akan membesar untuk memompa udara dari dalam paru-parunya, karena itulah ukuran leher Perkutut sangat menentukan seperti apa kualitas suara yang dihasilkannya.

• Perkutut yang bentuk hidungnya seperti bentuk hidung burung Merpati biasanya memiliki volume suara yang besar.

• Biasanya Perkutut yang pada bagian paruhnya terdapat garis tengah yang tebal, memiliki suara ujung (kung) yang pendek, dan Perkutut yang pada bagian paruhnya terdapat garis tengah yang tipis, biasanya memiliki suara ujung (kung) yang panjang.

• Perkutut dengan bentuk paruh bagian atas lebih pendek dari paruh bagian bawah biasanya memiliki volume suara yang cenderung kecil, dan jika Perkutut memiliki bentuk paruh simetris dan berukuran besar serta proporsional, biasanya akan menghasilkan suara kering tapi dengan volume yang besar.

• Perkutut yang memiliki lidah kecil biasanya memiliki suara kelas A, sedangkan Perkutut yang memiliki lidah besar biasanya memiliki suara kelas C.

• Ukuran tubuh Perkutut tidak bisa menjadi jaminan untuk menentukan kualitas suara seekor Perkutut, karena bisa saja Perkutut yang postur tubuhnya kecil justru memiliki suara kelas A, dan bisa juga Perkutut dengan postur tubuh besar justru memiliki suara kelas C.

Kualitas suara dari seekor Perkutut lebih banyak ditentukan oleh garis keturunan/genetiknya.

• Perkutut yang memiliki suara jernih dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan suara ujung (kung) yang panjang/ndlosor biasanya memiliki bentuk dada yang padat dan lebar.

• Bentuk fisik Perkutut dapat menjadi petunjuk untuk membaca karakternya. Pilihlah Perkutut dengan bulu-bulu pada kedua belah sayapnya yang memiliki garis satu jalur, karena hal itu mengindikasikan bahwa Perkutut tersebut memiliki mental yang bagus, agresif, dan tidak takut ketika berhadapan dengan Perkutut lainnya.

• Pilih Perkutut dengan bentuk tubuh melengkung kebawah (bongkok udang), karena Perkutut dengan ciri tersebut dapat dipastikan memiliki kualitas suara yang bagus dan juga memiliki mental yang kuat.

Burung Perkutut (Geopelia striata) dan dalam bahasa Inggris burung ini diberi nama Zebra Dove atau Barred Ground Dove. Daerah habitat burung perkutut di dunia sebagian besar ada di Thailand selatan, Semenanjung Malaysia, Filiphina, Indonesia dan singapura. Burung perkutut merupakan salah satu burung yang mempunyai sifat setia dengan pasangannya. Bentuk fisik Perkutut dapat menjadi petunjuk untuk membaca karakternya. Pilihlah Perkutut dengan bulu-bulu pada kedua belah sayapnya yang memiliki garis satu jalur, karena hal itu mengindikasikan bahwa Perkutut tersebut memiliki mental yang bagus, agresif, dan tidak takut ketika berhadapan dengan Perkutut lainnya. Pilih Perkutut dengan bentuk tubuh melengkung kebawah (bongkok udang), karena Perkutut dengan ciri tersebut dapat dipastikan memiliki kualitas suara yang bagus dan juga memiliki mental yang kuat.

Jenis Burung perkutut saat ini banyak dicari oleh kalangan pecinta kicauan untuk di jadikan bahan masteran burung kicau lainnya. Untuk memilih burung perkutut yang memiliki suara yang bagus, bervariatif, dan juga kencang maka pilihlah kutut jenis jantan karena kutut betina suaranya lebih pelan dan monoton. Untuk mencari burung perkutut saat ini pastinya sangat susah karena saat ini sudah tidak sepopuler di zaman dulu karena kalah dengan popularitas burung kicauan yang lebih bagus seperti Kacer, lovebird, Murai, dan masih banyak lagi.

Spesifikasi Burung Perkutut dan Ciri-ciri Jantan dan Betina. Ukuran tubuh burung perkutut betina lebih kecil dari burung perkutut jantan. Warna bulu perkutut biasanya berwarna coklat, kepalanya berwarna abu-abu dan ekornya agak coklat disertai garis-garis kecil di lehernya. Matanya berwarna abu-abu, paruhnya abu-abu dan kaki berwarna merah sedikit kearah warna merah jambu.

Burung perkutut tidak dapat bertelur dengan jumlah banyak, biasanya sekali bertelur hanya 2-3 ekor telur yang bisa dihasilkan. Masa kawin burung perkutut yaitu Januari sampai Agustus. Burung perkutut mengerami telurnya hingga 20 hari. Anakan burung perkutut bisa terbang setelah berumur 3 minggu.

Loading...
loading...

Blog, Updated at: 21:39:00