Macam dan Jenis Branjangan Berdasarkan Asal Daerahnya


Jenis Burung Branjangan Berdasarkan Daerah Asalnya Lengkap Dengan Ciri-cirinya

Burung branjangan (Mirafra javanica) adalah spesies burung pengicau (passeriformes) yang termasuk kedalam famili alaudidae, burung ini mendiami padang rumput di sebagian besar Australia dan sebagian besar Asia Tenggara. Burung branjangan yang telah jinak umumnya punya banyak keunggulan. Antara lain adalah, cepat dalam berkicau, lebih gampang beradaptasi dengan manusia dan pastinya tidak mudah stres. Berbeda apabila kita baru saja memperolehnya dari hutan yang biasanya masih belum menurut pada pemiliknya. Karakteristik burung branjangan yang tidak ada pada burung lain yaitu kemampuannya berkicau sambil hovering atau terbang di tempat.

Di alam bebas, burung ini senang terbang dengan memanjat terus membumbung ke atas sambil berkicau hingga tidak terlihat, dan tiba-tiba burung meluncur dan sudah sampai di tanah. Branjangan merupakan jenis burung kecil yang ukurannya antara 10 sampai dengan 14 cm dari ujung paruh sampai dengan ujung ekor. Dengan begitu, ukurannya yang kecil itu memudahkan burung ini untuk bergerak. Burung jenis ini dikatakan sebagai burung yang terkenal sangat lincah, karena suka bergerak dan melompat. Selain itu juga bisa terbang secara vertikal, berbeda dengan jenis burung yang lainnya.
Tips Cara membedakan Burung Branjangan Jantan dan Betina Berdasarkan Ciri-cirinya
Ciri-ciri burung branjangan jantan :
  • Jambul lebih panjang disbanding betina
  • Ada bulu halus di dada bila ditiup
  • Bulu yang tidak tipis serta berwarna coklat yang tajam
  • Bulu dipipi buka keluar
  • Suara kicauannya beragam serta tak terputus-putus
  • Warna paruh hitam serta mengkilat serta paruh sisi bawah tampak putih bersih
Ciri-ciri burung branjangan betina :
  • Jambulnya pendek.
  • Tidak ada bulu halus pada burung branjangan betina
  • Warna bulunya kusam
  • Bulu dikedua pipinya condong rata serta tak buka keluar
  • Suaranya monoton
  • Paruh sisi bawah kecoklatan
Di Pulau Jawa, branjangan dibagi dalam beberapa daerah penyebaran, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk wilayah Jawa Barat maka yang menjadi maskot bagi penggila Branjangan adalah yang berasal dari daerah Sapan. Burung dari daerah Sapan terkenal dengan suaranya yang nyaring melengking dan kristal, jambul juga menjadi ciri khas burung ini. (jambul patent). Branjangan dari daerah Sapan jika dilihat dari fisiknya tidak terlalu besar hanya seukuran 12-13 cm. berbeda jika dibandingkan dengan branjangan dari daerah Jawa Tengah yang dapat mencapai ukuran tubuh 12-14 cm. Pola batik burung dari daerah Sapan cenderung berpola lebih gelap dengan corak batik yang berwarna hitam hampir serupa dengan branjangan yang berasal dari daerah NTB dan Sumbawa. Sementara itu branjangan dari Sri Kayangan, Kulonprogo (Wates) berdaya tarik tinggi karena ciri fisik yang lebih besar dan memiliki warna dan pola batik yang lebih menarik. Sedangkan branjangan dari Nusa Tenggara mempunyai corak warna bulu yang lebih pekat. Ukuran tubuhnya juga tidak sebesar jenis branjangan dari daerah lain, seukuran 10-12 cm.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Jawa Tengah

Di Jawa Tengah juga banyak ditemukan burung ini, terutama di provinsi D.I Yogyakarta. Berapa daerah yang banyak disebut-sebut adalah wilayah Wates, dan Kulon Progo. Burung yang berasal dari Jawa Tengah juga banyak disukai oleh para peternak karena Burung Branjangan Jawa Tengah memiliki mental yang baik, body yang besar dan volume suara yang keras dan variasi suara yang beragam, mudah untuk diisi dengan berbagai jenis masteran, memiliki warna kemerahan atau kekuningan corak yang sedikit lebih terang dibandingkan dengan Burung Branjangan Jawa barat. Secara fisik, Burung dari Jawa Tengah tesebut berukuran sedikit lebih besar dibandingkan dengan Burung Branjangan Jawa Barat. Rata-rata ukuran burung dari Jawa Tengah sekitar 12 hingga 14 cm. Walau demikian, beberapa daerah seperti Kulon Progo atau Wates terkenal memiliki Burung Branjangan yang pola batiknya lebih indah dan lebih menarik.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Jawa Barat
Burung Branjangan yang berasal dari Jawa Barat, banyak yang berasal dari daerah Sapan. Burung yang berasal dari Sapan memiliki suara yang cukup baik dengan kicauan yang nyaring dan melengking, jambulnya juga menjadi ciri khas burung ini. Branjangan dari daerah Sapan jika dilihat dari fisiknya tidak terlalu besar hanya seukuran 12-13 cm. berbeda jika dibandingkan dengan branjangan dari daerah Jawa Tengah yang dapat mencapai ukuran tubuh 12-14 cm. Pola batik burung dari daerah Sapan cenderung berpola lebih gelap dengan corak batik yang berwarna hitam hampir serupa dengan branjangan yang berasal dari daerah NTB dan Sumbawa.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Jawa Timur
Branjangan Jawa Timur memiliki ciri-ciri bulu yang terlihat lebih cerah di bagian warna coklatnya. Kemudian bagian gelapnya tidak terlalu gelap sehingga tampak lebih cerah dibandingkan dengan burung yang berasal dari Jawa Tengah maupun dari luar daerah seperti Bali dan Borneo. Secara fisik, ukuran Burung Branjangan dari Jawa Timur mirip dengan Burung Branjangan dari Jawa Tengah.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Nusa Tenggara
Burung branjangan dari daerah Nusa Tenggara mempunyai postur tubuh yang kecil dan juga mempunyai corak batikan yang tidak beraturan, mempunyai tekstur warna yang cenderung lebih gelap atau hitam kecoklatan. Burung dari daerah Nusa Tenggara biasanya hanya ngeriwik saja sangat sulit untuk mengeluarkan suara kicauanya yang maximal(ngeplong). Tetapi tidak jarang juga burung branjangan dari Nusa Tenggara yang bersuara keras dan mengkristal. Tidak jarang branjangan Nusa Tenggara yang dirawat dengan sabar dan konsisten dapat menjuarai pada event-event lomba di Indonesia khususnya dikelas branjangan. Burung branjangan Nusa Tenggara masih sangat banyak ditemui dipasar burung yang dilabel dengan harga yang relatif lebih murah dari pada branjangan lokal Jawa, Bali, Kalimantan dan Sumatera.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Kalimantan dan Sumatera
Burung branjangan dari kedua pulau tersebut mempunyai postur tubuh yang lebih besar dibanding dengan burung branjangan dari Nusa Tenggara dan mempunyai tekstur warna yang sedikit lebih terang coklat agak kekuningan. Burung branjangan dari kedua pulau tersebut memiliki suara yang lumayan keras dan berfariasi, untuk mengenali branjangan dari kedua pulau tersebut memang sedikit sangat sulit karena berdasarkan dari daerah asalnya burung branjangan mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yang membedakanya adalah postur tubuh dan pola pada batikan tubuh burung branjangan serta tekstur warna yang berbeda.

Ciri-ciri Burung Branjangan Asal Pulau Bali
Burung dari daerah Bali sangat dicari dikalangan penghobi burung branjangan di Indonesia karena burung dari daerah Bali memiliki suara dan warna yang tidak kalah menarik dari burung branjangan lokal jawa dari segi postur tubuh burung branjangan Bali lebih besar dari pada burung branjangan yang berasal dari Nusa Tenggara,Kalimantan dan Sumatera. Harga burung branjangan dari pulau Bali dipasaran relatif sudah sangat mahal dari ratusan ribu untuk burung bahan dan ombyokan hingga jutaan rupiah untuk burung yang sudah jadi atau gacor. Namun untuk mencari burung bahan yang berasal dari daerah Bali sekarang sudah sangat sulit ditemui dipasaran dikarenakan burung branjangan memang sudah sangat langka ditemui dialam liar.

loading...

Blog, Updated at: 18:20:00
loading...