Sintrong, Gulma Yang Berguna Untuk Pakan Ternak, Ini Kandungan Protein Kasarnya!


Hijauan Makanan Ternak Alternatif,  Sintrong Pakan Ternak Asal Gulma Yang Memiliki Kandungan PK Tinggi dan Tidak Mengandung Racun Yang Membahayakan Ternak

Ternyata tumbuhan Sintrong bisa untuk pakan ternak. Sintrong banyak ditemukan tumbuh liar di pematang sawah maupun ditegalan. Penyebaran dan pertumbuhan sintrong termasuk mudah dan hampir mudah tumbuh dimana-mana. Bahkan dipinggir-pinggir selokan pinggir jalan, dipinggiran sungai dan di tanah-tanah kosong pemukiman tanaman ini banyak ditemukan.
Tumbuhan semak belukar atau perdu liar ini tersebar di wilayah tropos dan sub-tropis, namun kerap dianggap gulma oleh petani , diantara tanaman hortikultura lainnya Sintrong termasuk dalam klasifikasi Erechtites hieracifolia yaitu semacam herba berbatang tinggi mencapai 30 -150 cm. Sintrong adalah sejenis tumbuhan anggota suku Asteraceae. Terna ini umumnya ditemukan liar sebagai gulma di tepi jalan, di kebun-kebun pekarangan, atau pada lahan-lahan telantar; pada ketinggian di atas 200 m dpl. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal sebagai ebolo, thickhead, redflower ragleaf, atau fireweed.
Sintrong untuk pakan ternak? mengapa tidak? Sintrong aman dimakan manusia jadi tidak ada masalah diberikan pada ternak selama tidak berlebihan dan dicampur dengan hijauan lain sehingga keseimbangan gizi pakannya terjaga. Sintrong, tanaman gulma satu ini sudah umum dikonsumsi sebagai lalapan terutama dipedesaan dan dilereng-lereng pegunungan, sintrong merupakan tanaman gulma dengan nama ilmiah erechtites valerinaefolia. Selain dikonsumsi secara langsung, sintrong dapat diolah menjadi menu sayuran. Sintrong layak untuk hijauan pakan ternak karena kandungan nutrisinya yang cukup tinggi seperti kandungan Protein Kasar (PK) mencapai 18,25 %. Berikut kandungan nutrisi sintrong mulai dari Protein Kasar, Lemak Kasar, Serat Kasar dan BETN.

Kandungan Nutrisi Sintrong
PrK.
(%)
S.K.
(%)
Lemak
(%)
Abu
(%)
BETN
(%)

18,25
15,78
4,83
14,24
46,90

Dengan kandungan nutrisi seperti diatas maka sintrong layak digunakan sebagai hijauan pakan ternak. Hanya saja kendalanya adalah hingga saat ini belum ada penelitian maupun upaya untuk membudidayakan tanaman ini untuk digunakan sebagai pakan ternak yang bermanfaat untuk sumber protein. Jika hanya mengandalkan sintrong yang tumbuh liar maka ketersediaannya hanya banyak di saat musim hujan karena tanaman ini memang lebih banyak tumbuh saat musim hujan.

Manfaat Lain Sintrong sebagai Tanaman Herbal

Sintrong juga dikenal sebagai tanaman herbal untuk mengobati beberapa penyakit, wanginya yang khas membuat orang mudah membedakannya dengan tanaman gulma lainnnya. Manfaat sayur yang juga dikenal dengan nama Sintrong, Taplek, Jambrong, Tespong, Bagini, Mandrung-Mandrung, Jombloh dan Puyung ini dikenal sebagai obat untuk pencahar.

Ciri dari tanaman sintrong ialah bertangkai tegak, tinggi sekitar 1 m, bila di remas memiliki bau aromanti, dengan batang lunak ber alur dangkal. Dengan daun yang terletak menyebar, sintrong memiliki helai pada setiap daun jorong panjang seperti bentuk telur, dengan lebar antara 3-6 cm meruncing pada ujung daun. Daun yang paling atas memiliki ukuran kecil dari pada yang bawah, memiliki bunga majemuk dan bongol yang tersusun rata, bonggolnya berwarna hijau dengan ujung coklat atau merah bata.

Mahkota bunga ber warna kuning dengan ujung merah kecoklatan dan akan tegak setelah menjadi buah. Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi tanaman sintrong ini adalah :
  • Dapat menurunkan tekanan darah
  • Mengatasi masalah perut
  • Mengobati luka luar
  • Meredakan sakit kepala
  • Menurunkan demam & radang amandel
Sintrong Untuk Meningkatkan Nafsu Makan. Hampir sama prinsip kerjanya dengan temulawak, sayur gulma satu ini juga diyakini menambah nafsu makan anda berkali-kali lipat. Apalagi sayur ini juga bisa menurunkan produksi asam lambung yang biasanya membuat nafsu makan menurun.

Sintrong Mengandung Vitamin A. Vitamin A memang didapatkan dari sumber makanan yang memiliki warna merah. Ini sebagai pertanda dari kayanya beta karoten dalam sayuran ini. Nah, meski begitu, ternyata di dalam Junggul juga terdapat vitamin A. Ini amat baik untuk menjaga kesehatan mata anda.

loading...

Blog, Updated at: 19:41:00
loading...