Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Susu Dari Berbagai Jenis dan Asal Susu

loading...
Susu Sapi

Apa Itu Susu? Bahan Apa Saja Yang Bisa Dibuat Susu?

Menurut Syarief dan Halid (1993), bila ditinjau dari komposisi gizi, air susu merupakan minuman bergizi tinggi, khususnya karena mengandung protein yang bernilai tinggi serta mempunyai aroma spesifik khas susu. Komposisi susu terdiri dari air (87,75 %), lemak (3,6 %), protein (3,4 %), karbohidrat (4,5 %), mineral (0,75 %). 
Definisi susu pada awalnya hanyalah terbatas pada cairan yang dihasilkan dari ambing hewan. Dan belum dikenal atau belum populer sebutan susu untuk cairan yang berasal dari bahan-bahan nabati atau tanaman. Jaman dulu kita hanya mengenal susu sapi, susu kambing bahkan susu kuda liar yang semuanya berasal dari hewan ternak, tetapi sekarang ada berbagai pilihan susu, termasuk susu yang berasal dari tanaman seperti susu kedelai atau susu kacang almond.
Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia, salah satunya manusia. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat.
Kita juga bisa memilih susu yang organik atau susu yang langsung diminum dari sapi. Berbagai pilihan susu itu ternyata juga mengandung nutrisi yang berlainan. "Beberapa produk sudah diperkaya dengan vitamin D. Ada juga produk bukan susu yang diperkaya dengan nutrisi seperti susu sapi sehingga bisa menjadi alternatif untuk mereka yang menderita laktosa intoleran," kata Jeannie Gazzaniga-Moloo, juru bicara American Dietetic Association.

Susu juga dapat didefinisikan sebagai cairan berwarna putih yang diperoleh dari pemerasan sapi atau hewan menyusui lainnya, tanpa mengurangi atau menambah dengan bahan lainnya. Pada umumnya susu yang dikonsumsi sehari-hari adalah susu dari hasil pemerahan sapi perah. Susu banyak mengandung zat gizi, diantaranya protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin dan beberapa mineral, susu yang normal mempunyai sedikit rasa asin dan manis. Aroma susu sangat khas dengan bau sedikit amis. Aroma susu akan hilang bila dibiarkan beberapa jam atau diaerasi (Hadiwiyoto, 1990). Sedangkan menurut Winarno (1993), susu adalah cairan putih yang disekresi oleh kelenjar mamae (ambing) pada binatang mamalia betina, untuk bahan makanan dan sumber gizi bagi anaknya.

Susu juga dikenal sebagai bahan pangan yang mudah rusak oleh pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri (Buckle, et al, 1987). Menurut Adnan (1984), air susu mengandung unsur-unsur gizi yang sangat baik bagi pertumbuhan dan kesehatan. Menurut Idris (1992), komposisi air susu yang sangat beragam disebabkan oleh beberapa faktor seperti keturunan, jenis hewan, makanan (meliputi jumlah dan komposisi pakan yang diberikan), iklim, waktu laktasi, prosedur pemerahan serta umur sapi.
Air susu merupakan campuran komplek dari karbohidrat (utamanya laktosa), lemak protein, senyawa-senyawa organik dan garam serta garam anorganik yang terlarut dan terdispersi dalam air . Komposisi susu yang banyak dipengaruhi oleh spesies binatang penghasil susu, waktu pemerahan, variable musim, umur binatang, penyakit, pakan dan factor-faktor lain seperti mikroorganisme (Buckle et. al.,1987).

Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing susu, simak penjelasan Gazzaniga yang dikutip dari kompas.com berikut ini.

Susu Sapi
Kelebihan:
Susu sapi sangat kaya akan kalsium dan memiliki protein dua kali lebih banyak dibanding susu tipe lain. Walau saat ini ada beberapa jenis susu sapi, yang non lemak atau rendah lemak, masing-masing memiliki kandungan nutrisi hampir sama.

Susu sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena kandungan susu memiliki banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan gizi susu terdapat vitamin B2 dan vitamin A, selain protein juga terdapat macam-macam asam amino yang penting untuk pertumbuhan tubuh.

Kandungan susu juga terdapat kolin yang melimpah; nutrisi penting yang ditemukan untuk membantu tidur, gerakan otot, belajar dan memori. Kolin membantu menjaga struktur membran sel, membantu transmisi impuls saraf, membantu penyerapan lemak dan dapat mengurangi peradangan kronis.

Kandungan gizi susu lainnya seperti potasium yang dapat menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, perlindungan terhadap hilangnya massa otot. Sementara vitamin D dapat menyehatkan tulang, yang membantu dalam pembentukan, pertumbuhan, dan perbaikan tulang. Kandungan susu ini juga memainkan peran penting dalam penyerapan kalsium dan fungsi kekebalan tubuh.

Kekurangan:
Untuk orang yang menderita laktosa intoleran, susu sapi bisa mendatangkan masalah seperti diare, perut kembung atau rasa tidak nyaman. Tetapi menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse, sebenarnya orang yang laktosa intorelan bisa minum hingga 4 ons susu setiap hari tanpa menderita gejala.
Kandungan Gizi
Jumlah Per
Kalori (kcal) 42
Jumlah Lemak 1 g
Lemak jenuh 0,6 g
Lemak tak jenuh ganda 0 g
Lemak tak jenuh tunggal 0,3 g
Kolesterol 5 mg
Natrium 44 mg
Kalium 150 mg
Jumlah Karbohidrat 5 g
Serat pangan 0 g
Gula 5 g
Protein 3,4 g
Vitamin A47 IUVitamin C0 mg
Kalsium125 mgZat besi0 mg
Vitamin D1 IUVitamin B60 mg
Vitamin B120,5 µgMagnesium11 mg
Susu sapi adalah sumber potasium, yang dapat meningkatkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan menurunkan tekanan darah.

Manfaat susu sapi dapat meningkatkan asupan kalium dan mengurangi natrium yang kemudian dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Mark Houston, direktur dari Hypertension Institute di St. Thomas Hospital di Tennessee.

Studi ini menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 4069 mg potasium per hari memiliki 49 persen risiko kematian yang lebih rendah dari penyakit jantung iskemik dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi sekitar 1.000 mg per hari.

Makanan kaya kalium termasuk susu sapi, jeruk, tomat, bayam, pisang, plum, dan yoghurt. Peningkatan dramatis asupan kalium dapat memiliki risiko, termasuk masalah jantung, sehingga perubahan dalam diet atau penggunaan suplemen harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Susu sapi juga mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol, yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Susu Kedelai
Susu Kedelai
Kelebihan:
Susu yang dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan biji kedelai ini kaya akan kandungan protein dan kalsium serta tidak memiliki lemak jenuh. Kelebihan lain adalah rendah kalori dan memiliki berbagai rasa.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang meminum susu kedelai setiap hari memiliki risiko osteoporosis 56% lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang tidak meminumnya. Selain itu, susu kedelai dapat meringankan gejala menopause, seperti sensasi rasa panas (hot flashes) dan berkeringat di malam hari. Kedelai juga diduga dapat membantu fungsi kognitif wanita yang berusia di bawah 65 tahun. Sedangkan anggapan bahwa susu kedelai berguna bagi kesehatan jantung masih diteliti.
Manfaat susu kedelai lainnya tidak terlepas dari kandungan yang ada dalam kedelai. Berikut beberapa kandungan susu kedelai yang baik bagi tubuh:
  • Susu kedelai mengandung protein yang hampir sama banyaknya dengan susu sapi, tapi dengan kalori yang lebih rendah.
  • Vitamin D penting untuk kesehatan tulang. Banyak susu kedelai yang dijual telah ditambahkan dengan vitamin D.
  • Vitamin B12 membantu memproduksi sel darah merah sehingga mencegah anemia. Sumber vitamin B12 antara lain adalah telur dan produk susu. Namun, bagi kaum vegetarian atau mereka yang alergi terhadap susu sapi, konsumsi susu kedelai dapat membantu melengkapi kebutuhan vitamin B12.
  • Susu kedelai juga mengandung seng (zinc) yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.
  • Kedelai tinggi akan kandungan asam lemak, seperti omega-3, yang dapat membantu mengurangi kadar lemak darah (kolesterol total dan trigliserida), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
Kekurangan:
Produk kedelai bisa menghambat penyerapan protein dan mineral. Beberapa penelitian mengenai kedelai terhadap kanker payudara juga masih kontroversial, sebagaian menyebutkan konsumsi kedelai meningkatkan risiko kanker payudara.
Di samping memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan, beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi produk kedelai memiliki risiko seperti berikut.
  • Konsumsi kedelai sebanyak 30 gram saja per hari selama sebulan diduga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi tiroid pada orang
  • Senyawa isoflavon dalam kedelai diduga berkaitan dengan menurunnya jumlah sperma. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kebenaran dari dugaan tersebut.
  • Susu kedelai belum tentu cocok sebagai alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi. Dengan demikian, sebelum memutuskan untuk memberikan susu berbahan kedelai pada anak, diperlukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Kedelai mengandung fitoestrogen yang secara alami dihasilkan oleh tanaman. Untuk sebagian orang, senyawa kimia ini dapat berdampak negatif pada tubuh. Tubuh secara alami memproduksi hormon estrogen, sementara fitoestrogen hampir sama dengan hormon estrogen. Mengonsumsi susu kedelai dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan naiknya kadar hormon estrogen dalam tubuh.
Sebenarnya kedelai seperti juga makanan lainnya, tidak menimbulkan masalah selama dikonsumsi dengan tidak berlebihan. Konsumsi susu kedelai dalam jumlah yang cukup dapat bermanfaat bagi tubuh.

Konsumsi sebanyak 10 mg kedelai per hari dapat menurunkan risiko kambuhnya kanker payudara hingga 25%. Hal ini karena kedelai mengandung antioksidan berupa zat genistein yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker bila dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang.

Konsumsi kedelai dalam bentuk apa pun, perlu diimbangi dengan sejumlah buah dan sayuran, biji-bijian utuh, dan produk protein lainnya. Hal ini karena tubuh membutuhkan beragam jenis makanan, jadi jangan hanya terpaku pada manfaat susu kedelai untuk tubuh, tapi konsumsi juga berbagai jenis makanan dan minuman lain agar kebutuhan nutrisi Anda terpenuhi.
Susu Kambing
Susu Kambing
Kelebihan:
Susu kambing sangat mudah dicerna karena molekul proteinnya berbeda bentuk dengan protein susu sapi. Selain itu kandungan kalsium dalam susu kambing tak kalah dengan susu sapi, plus mengandung lebih banyak triptophan, asam amino esensial.
Manfaat susu kambing lainnya adalah kemampuannya menjaga kesehatan otak tetap optimal. Hal ini berkat kandungan Riboflavin (Vit B2) dan B3. Kedua zat ini sangat bermanfaat dalam tumbuh kembang sel otak dan sel sistem saraf. Bagi ibu hamil, mengonsumsi susu kambing sangat baik karena dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam kandungan.
Kekurangan:
Susu kambing juga mengandung laktosa sehingga seperti halnya susu sapi bisa menyebabkan keluhan pada orang yang laktosa intoleran. Selain itu tidak semua orang menyukai rasanya yang merupakan kombinasi asin dan manis, dengan bau cukup menyengat.

Manfaat susu kambing yang bisa Anda dapatkan adalah terjaganya kesehatan tulang. Susu kambing kaya akan kalsium dan fosfor yang berguna bagi pembentukan tulang. Susu kambing mengandung lebih banyak vitamin A, potasium, dan niacin jika dibandingkan dengan susu sapi. Namun susu kambing mengandung lebih sedikit asam folat, vitamin B12, dan selenium.

Bagi Anda penderita diabetes, susu kambing adalah asupan baik yang bisa Anda konsumsi. Khasiat susu kambing ini bisa didapatkan berkat kandungan A2-Betakasein dan Asam Amino Esensial sangat baik bagi penderita diabetes untuk pembentukan insulin. Untuk mendapatkan manfaat susu kambing dengan maksimal, minumlah susu kambing tanpa tambahan pemanis.

Flourin dan betakasein yang terkandung dalam susu kambing sangat baik untuk mengobati penyakit gangguan pernapasan. Manfaat susu kambing sangat berguna bagi Anda yang mempunyai penyakit asma atau gangguan pernapasan lain.
Susu Almond
Susu Almond
Kelebihan:
Menurut Gazzaniga, dalam beberapa tahun terakhir ini susu almond cukup populer di Amerika. Susu yang diolah dari kacang almond yang dicampur dengan air dan pemanis ini juga mengandung vitamin, mineral, dan kandungan lemak lebih sedikit. Rasanya juga lebih enak dan kaya.
Susu almond (tanpa bahan tambahan) memiliki karbohidrat rendah, yang berarti ia tidak langsung meningkatkan kadar gula darah Anda secara signifikan, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes. Ini karena susu almond mengandung indeks glikemik rendah, dan tubuh Anda akan menggunakan karbohidrat sebagai energi, jadi gula tidak disimpan sebagai lemak!
Kekurangan:
Hanya sedikit mengandung protein, sekitar 1 gram per cup, jauh lebih sedikit dibanding susu kedelai atau susu sapi yang mengandung 7-8 gram per cup. Susu jenis ini juga tidak direkomendasikan untuk orang yang alergi kacang dan kekurangan vitamin B. "Beberapa produk susu almond juga diberi tambahan pemanis," kata Gazzaniga.

Susu almond dianggap sebagai pilihan yang jelas untuk para vegan dan orang-orang yang alergi laktosa. Selain itu, kandungan kalori susu almond 50% lebih rendah dibandingkan susu sapi, kata Kristin Kirkpatrick, ahli diet dan manajer layanan nutrisi kesehatan di Cleveland Clinic’s Wellness Institute.

“Susu almond memiliki manfaat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan, karena ia bukan produk hewani, ia tidak memiliki kolesterol,” paparnya.

Di tengah kepopuleran susu almond, ada yang perlu Anda perhatikan dan catat. Susu almond tidak memiliki banyak protein atau kalsium untuk menjadi pengganti susu sapi sepenuhnya. Satu gelas susu almond hanya memiliki 1 gram protein bila dibandingkan susu sapi yang memiliki 8 gram. Selain itu kandungan kalsiumnya 2 miligram bila dibandingkan kandungan kalsium susu sapi yang mengandung 300 miligram.

Alicia Romano, ahli diet dari Frances Stern Nutrition Center di Tufts Medical Center, mengatakan, “Tidak seperti susu sapi dan susu kedelai, susu almond secara alami mengandung protein yang rendah.”

Mungkin sedikit aneh, tapi sebenarnya 1 ons kacang mengandung 6 gram. Tapi karena akhirnya menjadi susu, yang kebanyakan adalah air, banyak nutrisi kacang almond yang kemudian menghilang. Susu almond yang dijual di pasaran memang mulai banyak. Tapi sebelum Anda membelinya, pastikan dulu dalam labelnya kalau susu almond yang Anda beli memiliki bahan-bahan nutrisi tambahan lainnya dan tidak mengandung pengawet yang buruk.

Susu Beras
Kelebihan:
Terbuat dari beras, susu jenis ini mengandung sedikit lemak dan kalori. Tersedia pula dalam rasa vanila atau tawar, serta bebas laktosa dan kedelai.

Susu beras yang dibuat sendiri hampir sama sekali tidak mengandung lemak trans dan kolesterol. Pada beberapa produk jadi, kadar lemak dan kolesterol mungkin ada sebagai sampingan proses produksi maupun perasa dan/atau gula tambahan. Meski begitu, kenaikannya tak begitu drastis. Rata-rata kandungan lemak tak jenuh pada produk susu beras langsung minum berkisat hanya 1 gram per cangkir.

Artinya, kandungan lemak trans dari susu beras paling sedikit dibandingkan dengan semua susu nabati pengganti susu sapi ini. Oleh karena itu, susu beras baik dikonsumsi untuk orang-orang yang ingin diet rendah kolestrol dan rendah lemak. Karena rendah lemak dan kolesterol, minum susu nabati ini juga bisa menyehatkan jantung. Apalagi kandungan magnesium di dalam susu beras juga berkhasiat untuk mengontrol tekanan darah.

Satu cangkir susu ini dapat memenuhi 30 persen kalsium dan 15 persen nilai fosfor harian yang dibutuhkan tubuh. Kedua mineral tersebut diperlukan untuk memelihara tulang dan gigi yang kuat. Selain itu, kalsium membantu menjaga tekanan darah tetap normal, mendukung fungsi otot dan membantu menjaga selaput sel. Sementara fosfor adalah komponen dari semua membran sel dan diperlukan untuk mengaktifkan vitamin B.

Susu nabati pengganti susu sapi ini diperkaya dengan 4% vitamin A, 10% vitamin D, dan 25% vitamin B12 untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh Anda. Vitamin A diperlukan untuk fungsi sistem kekebalan tubuh dan penglihatan yang sehat. Vitamin D berfungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, tulang dan gigi yang kuat. Selain itu, vitamin D juga dapat membantu mengurangi risiko berkembangnya jenis kanker tertentu. Vitamin B12 sendiri membantu menunjang sistem saraf dan memproduksi sel darah merah.

Susu nabati ini mengandung lebih banyak mangan dan selenium daripada alternatif susu nabati lainnya. Keduanya adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi Anda dari segala jenis infeksi dan kanker. Susu beras juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Kekurangan:
Secara nutrisi, menurut Gazzaniga susu beras kalah dibanding susu-susu lainnya. Selain tidak mengandung vitamin A dan C, susu beras juga cuma punya sedikit protein.

Susu Mentah
Kelebihan:
Susu yang langsung diambil dari sapi ini menurut Gazzaniga merupakan hadiah dari alam yang baik karena tidak diproses.
Kekurangan:
Susu segar yang tidak di-pateurisasi bisa mengandung bakteri berbahaya seperti salmonella, E.coli atau listeria. Menurut pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di AS, dalam 13 tahun terakhir lebih dari 800 orang menderita sakit akibat mengonsumsi susu segar dan keju.

Susu organik
Kelebihan:
Para pendukung makanan organik menyebutkan susu organik dihasilkan dari sapi-sapi yang tidak diberi pakan mengandung hormon, antibiotik, pestisida, atau penyubur sintetik.
Kekurangan:
Harganya dua kali lipat lebih mahal dibanding susu non-organik. Namun menurut Gazzaniga, susu organik memiliki nutrisi dan manfaat kesehatan yang sama seperti susu sapi konvensional.

Sekilas Tentang Kandungan Air Susu Asal Hewan Ternak (Sapi dan Kambing)

Air susu merupakan campuran kompleks dari karbohidrat (utamanya laktosa), protein, lemak, senyawa organik dan garam-garamnya serta garam non organik yang terlarut dan terdispersi dalam air (Adnan, 1984). Komposisi susu antara lain :

Air

Air merupakan komponen terbesar pada susu. Air merupakan tempat terdispersinya komponen-komponen susu yang lain. Komponen-komponen yang terdispersi secara molokuler (larut) adalah laktosa, garam-garam mineral dan beberapa vitamin. Protein-protein kasein, laktosa globulin dan albumin terdispersi secara kolonial sedangkan lemak merupakan emulsi.

Lemak

Lemak susu terbentuk dari globula-globula emulsi antara minyak dan air. Diperkirakan tiap tetes susu mengandung seratus juta globula minyak. Lemak tersusun dari trigliserida yang merupakan gabungan gliserol dan asam-asam lemak. Lemak susu tersusun atas asam butirat, asam karporat, asam laurat, asam miristat, asam stearat dan asam oleat (Idris, 1992).

Laktosa

Laktosa adalah karbohidrat utama dalam susu, merupakan disakarida yang terdiri dari glukosa dan galaktosa. Laktosa terdapat dalam fase larutan yang sesungguhnya pada susu, sehingga mudah diasimilisasikan sebagai makanan dengan proses hidrolisa menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim laktase. Laktosa tidak semanis gula tebu, daya larutnya 20% pada suhu kamar. Laktosa mudah diragikan oleh bakteri asam laktat yang merupakan ciri khas susu yang diasamkan (Buckle, et al, 1987).Laktosa (gula susu) menyebabkan air susu berasa manis, laktosa adalah karbohidrat.

Protein

Protein susu terdiri atas kasein, laktalbumin dan laktoglobulin. Kasein merupakan protein yang terbanyak jumlahnya daripada laktalbumin dan laktoglobulin. Kasein murni berwarna kuning keputih-putihan mempunyai struktur granular (berisi butiran-butiran kecil), tidak berbau dan tidak mempunyai rasa. Kasein memberikan warna putih pada susu dan jumlah kasein dalam susu kira-kira 3%. Kasein dapat diendapkan pada suhu 1000C selama 12 jam (Hadiwiyoto, 1983).

Mineral

Susu bila dikeringkan kemudian residunya dibakar, maka akan tertinggal serbuk putih, serbuk inilah mineral dari susu. Kemudian bila ditimbang secara hati-hati didapatkan persentase sekitar 0,7. Apabila diteliti lebih lanjut secara kimiawi akan diketahui bahwa mineral tersebut merupakan suatu campuran yang komplek, yang terdiri dari sejumlah elemen-elemen logam sebagaimana yang terdapat dalam tubuh hewan (Idris, 1992).

Diolah dari berbagai sumber

loading...

Blog, Updated at: 03:03:00
loading...