Jenis-Jenis Buah Matoa Asli Papua, Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Buah Matoa Asli Papua
Selain memiliki jenis burung eksotis yang bernama cenderawasih yang terkenal dengan keindahan warna dan motif bulunya sehingga dijuluki burung surga, Papua juga memiliki buah khas yang diketahui memiliki rasa yang unik dan bermanfaat bagi kesehatan yaitu buah Matoa.

Apa Itu Buah Matoa Dan Apa Saja Kandungan Gizinya?

Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Ekstrak buah matoa mengandung zat yang bersifat diuresis, yaitu meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Ketika cairan di dalam tubuh terlalu banyak, tekanan darah akan otomatis meningkat. Jadi, jika kadar cairan kembali normal bisa membuat tekanan darah turun.
Beberapa zat gizi penting yang ada di dalam buah matoa di antaranya adalah vitamin C, vitamin E, dan antioksidan. Kandungan buah matoa juga terdiri dari beberapa senyawa penting. Senyawa-senyawa penting yang sangat berguna tersebut yaitu senyawa flavonoid, senyawa tanin, senyawa saponin, dan senyawa alkaloid.
Sebuah penelitian dari Bandung menyebutkan bahwa pada dosis 100 miligram per kilogram berat badan, ekstrak matoa ini dapat membuang air dan garam melalui urin sehingga tekanan darah seseorang bisa turun. Meski begitu, semua manfaat buah matoa ini memang masih harus diteliti lebih lanjut. Namun, tidak ada salahnya untuk sekali-kali mencoba buah dengan rasa unik ini, karena punya serat dan kandungan nutrisi yang tak kalah dengan buah lainnya.

Buah Matoa, Buah Asli Papua Yang Dagingnya Mirip Rambutan dengan Rasa dan Aroma Yang Khas

Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).

Di Papua dikenal 2 (dua) jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda. Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya, Matoa Kelapa dicirikan oleh daging buah yang kenyal dan nglotok seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm. Sedangkan Matoa Papeda dicirikan oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm. Dilihat dari jenis warna buahnya, baik Matoa Kelapa mapun Matoa Papeda dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu matoa merah, kuning, dan hijau. Ciri pembeda tersebut sebagaimana disajikan pada tabel berikut:
 
Jenis
Parameter Pembeda
Warna Kulit Buah
Daun
Warna Bunga
Matoa Hijau
Hijau
Lebar, tebal, hijau tua
Coklat
Matoa Kuning
Kuning
Memanjang, kurang tebal, hijau muda
Kuning
Matoa Merah
Merah
Agak bulat/oval, tipis, hijau kekuningan
Coklat
Buah matoa dapat dikonsumsi segar. Cita rasa buah ini sangat khas seperti rasa rambutan bercampur dengan lengkeng dan sedikit rasa durian. Karena rasa dan aroma yang dikandungnya membuat matoa memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat Papua. Harga jual rata-rata mencapai Rp. 20.000/kg bahkan sering lebih dan tidak pernah murah, buah ini banyak dipesan peminat di luar Papua sebagai oleh-oleh. Bila sedang musim buah matoa banyak dijual di pasar-pasar, pedagang kaki lima, maupun dijual di tepi jalan. Buah matoa mempunyai kulit buah relatif tebal dan keras sehingga dapat tahan lama jika disimpan yaitu bisa disimpan hingga 1 minggu tanpa perlakuan pengawetan dan jika disimpan dalam suhu 5-10oC buah matoa dapat dipertahankan hingga 20 hari. Tanaman matoa dapat diperbanyak dengan menggunakan biji, cangkok, stek maupun sambung. Pada perbanyakan dengan biji sebaiknya terlebih dahulu disemaikan dalam polybag dan jika sudah cukup kuat dapat dilakukan pemindahan ke lapangan/kebun. Jarak tanam yang umum adalah 8 sampai 12 meter.

Manfaat Buah Matoa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat dari buah Matoa terutama karena kandungan berbagai macam vitaminnya. Buah matoa dapat dikonsumsi segar dan memiliki rasa seperti gabungan antara rambutan dan lengkeng yang tentu saja membuat buah ini sangat lezat. Karena rasanya yang enak, buah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Buah matoa kaya akan vitamin C dan vitamin E, tetapi buah ini kaya akan kandungan glukosa jenuh sehingga jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan menyebabkan  kondisi seperti orang mabuk.

Buah matoa selain kaya akan kandungan vitamin C dan E juga memiliki banyak manfaa bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi. Harga jual buah matoa yang tinggi membuat buah ini dapat dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat.

Bermanfaat Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh
Kandungan vitamin C dalam buah matoa bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang menyerang system kekebalan tubuh. Vitamin C juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit.
Penelitian yang dilakukan di Bogor, Jawa Barat, membuktikan bahwa buah matoa berhasil menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran napas dan saluran kemih. Bahkan, para ahli mengungkapkan bahwa bukan tidak mungkin suatu saat nanti buah matoa menjadi sumber bahan alami untuk pembuatan antibiotik.
Mengurangi Resiko Kanker dan Penyakit Jantung
Kandungan vitamin E pada buah matoa juga dapat membantu meringankan stress, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesuburan serta meminimalkan resiko terserang penyakit kanker serta penyakit jantung koroner. Buah matoa mampu bantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Bahkan tak hanya daging buahnya saja, ekstrak biji dan daunnya juga terbukti bisa bantu menurunkan darah tinggi.

Sumber Antioksidan untuk Melawan Radikal Bebas
Vitamin E dalam buah matoa juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dengan cara menjaga serta meningkatkan kelembapan serta elastisitas kulit. Vitamin E juga beranfaat sebagai antioksidan yang bertugas menjaga tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa merusak serta menggerogoti sel-sel tubuh. Buah matoa ternyata juga kaya akan zat tanin yang merupakan antioksidan. Antioksidan adalah penangkal utama radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas menyebabkan banyak sel-sel rusak, hingga menyebabkan penyakit kronis, bahkan kanker.

Melembabkan, Mencerahkan dan Melindungi Kulit Dari Sinar UV
Buah matoa tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh saja melainkan juga bagi kecantikan. Manfaat buah matoa dapat melembapkan kulit jika dikonsumsi secara teratur. Kulit tubuh akan menjadi lebih lembap dan sehat sehingga nampak lebih indah. Hampir semua wanita ingin memiliki kulit yang cerah dan bercahaya. Apabila Anda ingin memiliki kulit yang cerah maka konsumsilah buah matoa. Buah matoa bisa membuat kulit Anda lebih cerah dan bercahaya. Paparan sinar matahari tidak dapat dielakkan lagi. Semua orang akan terkena paparan sinar UV dari matahari. Akan tetapi, ada solusi untuk ini yaitu dengan memakan matoa. Manfaat buah matoa bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV.

loading...

Blog, Updated at: 23:03:00
loading...