Mengenal Ayam Bangkok, Pelung Dan Cemani, Mana Yang Paling Unggul?

loading...
Ayam Bangkok

Apa Itu Ayam Bangkok?

Berdasarkan catatan sejarah pada satu abad yang lalu, para penggila ayam di Thailand menemukan jagoan baru yang disebut king’s chicken atau Raja Ayam. Jenis ayam satu ini punya pukulan yang mematikan, gerakan cepat dan memiliki insting bertarung yang baik. Kemudian, para penyabung ayam dari Tiongkok menyebut ayam ini dengan sebutan leung hang qhao atau Ayam Bangkok. Raja Ayam dari Thailand itu kemudian sukses menumbangkan hampir semua ayam domestik di Cina. Tertarik dengan ayam yang handal tersebut, kemudian orang-orang di Tiongkok mulai untuk menjelajahi hutan hanya untuk mencari ayam asli yang akan disilangkan dengan ayam bangkok. Harapannya, ayam persilangan tersebut dapat mengalahkan jago asal Thailand.
Memiliki ciri-ciri tubuh kekar layaknya petarung, ayam ini memang dikenal sebagai petarung yang handal dan sering dijadikan perlombaan layaknya gulat dalam versi hewan. Oleh sebab itu ayam bangkok memiliki nilai jual yang tinggi, apalagi jika sudah pernah menjuarai sebuah turnamen.
Awal mulanya ayam Bangkok masuk di Indonesia berasal dari Kota Tuban, Jawa Timur. Ayam ini diperkenalkan pertama kali di Tanah Air. Tidak jelas siapa yang pertama kali memperkenalkan ayam Bangkok asal Thailand ini. Namun yang pasti, hingga saat ini ayam Bangkok telah menyebar ke seluruh Indonesia dan begitu populer dikalangan pecinta ayam aduan.

Ayam Bangkok asal Thailand ini banyak dikawin silangkan dengan betina ayam lokal. Sehingga kebanyakan ayam Bangkok yang beredar di masyarakat adalah keturunan ayam Bangkok yang penampilannya tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok asli.

Menurut Wibisono berdasarkan corak dan warna bulunya ada 7 macam, yaitu :
  • Wiring. Cirinya warna dasar hitam dengan bulu rawis dan ekor berwarna kuning kemerahan.
  • Wangkas. Cirinya warna dasar hampir sama dengan rawisnya, yaitu kuning kemerahan.
  • Klawu. Cirinya Warna dasar abu-abu
  • Blorok. Cirinya warna dasar bulu totol-tolol dari kumpulan berbagai warna seperti hitam, merah, dan putih
  • Jragem. Cirinya Warna dasar bulu hitam
  • Jali. Cirinya Warna dasar bulu blirik yang merupakan campuran beberapa warna bergaris-garis kecil.
  • Putih . Cirinya warna dasar bulu putih
Ciri-Ciri Umum Ayam Bangkok Adalah :
  • Ukuran tubuh besar dan terlihat tegap berdiri hampir sekitar 90 derajat dan bagian dada terlihat gagah
  • Warna bulu beragam seperti yang sudah dijelaskan di atas
  • Mata terlihat cerah
  • Leher panjang
  • Jengger berbentuk roes dan Pial pendek dan berwarna merah
  • Paruh panjang dan tebal berwarna kuning
  • Kaki terlihat bulat, kering, dan sisik rapih berwarna kuning
  • Bobot dewasa pejantan 2,5 hingga 4 Kg

Harga Ayam Bangkok Birma

harga ayam bangkok birma

Ayam bangkok birma dapat tumbuh hingga memiliki bobot 3 kg saat dewasa. Ayam bangkok jenis ini juga sangat banyak digemari oleh kebanyakan pecinta ayam karena memiliki kemampuan bertarung yang sangat baik. Ayam bangkok birma memiliki keunggulan kecepatan dalam bertarungnya yang sangat baik. Berikut ini adalah harga ayam bangkok birma yang beredar dipasaran.

JENISHARGA
AYAM BANGKOK BIRMA INDUKAN2.100.000
AYAM BANGKOK BIRMA SILANG2.000.000
AYAM BANGKOK BIRMA JUARA< 10.000.000

Jenis Ayam Kampung Kualitas Unggul, Ayam Pelung

Ayam Pelung
AYAM PELUNG. Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam ras asli Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam kampung khas Indonesia. Seperti diketahui daging ayam kampung kini menjadi primadona yang kian poluler di tengah masyarakat kita. Hal ini didasarkan pada kesadaran masyarakat masyarakat modern yang cenderung semakin menghindari konsumsi daging seperti ayam broiler dan beralih ke ayam kampung.
Ciri-ciri ayam pelung yang baik.
  • Memiliki perawakan yang besar gagah
  • Jago ayam pelung memiliki berat tubuh sekitar 5 kg
  • Sayapnya sangat kokoh dengan bulu-bulu yang rapi dan
    mengkilat
  • Lehernya panjang dan besar dengan buku-buku yang lebat serta
    memiliki warna bulu yang variatif
  • Di bawah leher terdapat tembolok besar dan berada di
    tengah-tengah
  • Kepalanya lonjong besar, tampak beringas dan berani
  • Dadanya bidang dan kokoh
  • Jenggernya besar menjulang ke atas membentuk tunggal
    bergerigi dengan warna merah
  • Pial berwarna merah dan berukuran besar
  • Memiliki kaki yang panjang dan kuat
  • Memiliki cakar yang tajam dan kuat
  • Kakinya membentuk seperti persegi dan bersisik rapi dan
    mengilap
  • Kakinya berwarna hitam agak biru, putih abu-abu, atau hijau
  • Ayam pelung hasil perkawinan silang dengan ayam kampung
    memiliki kaki berwarna kekuningan


Ayam Kampung

Ayam kampung dianggap lebih higienis dan memiliki cita rasa yang lebih baik. Agar bernilai ekonomis tinggi dalam ternak ayam kampung harus dipilih ayam kampung jenis ayam yang unggul. Ayam pelung merupakan salah satu alternatif ayam kampung unggul untuk dibudidayakan. Salah satu keunggulan ayam pelung adalah pertumbuhan yang cepat dan berat badan yang lebih berat dibandingkan ayam kampung lainnya.

Ayam Pelung Tumbuh Lebih Cepat
Sebagai salah satu jenis Ayam Kampung Unggul, nampaknya ayam pelung belum digarap secara maksimal oleh para peternak. Peternakan ayam pelung sampai saat ini lebih banyak didominasi untuk keperluan hobi dan sebagai ayam hias. Kebanyakan penggemar ayam pelung menikmati kokoknya yang indah. Untuk berorientasi pada daging belum banyak yang menekuninya, padahal ayam pelung punya potensi keunggulan di aspek ini.

Potensi peternakan ayam pelung sebagai sumber daging ayam kampung juga tidak kalah menjanjikan keuntungannya. Ayam pelung bisa menjadi alternatif sumber bibit ayam kampung unggul, yang cepat pertumbuhannya untuk diambil daginnya. Setidaknya ada beberapa alasan diantaranya adalah pasar untuk hobis dan ayam hias memiliki ceruk pasar yang lebih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi. Kebutuhan konsumsi daging ayam kampung diperlukan hampir setiap orang. Sehingga pasar yang kedua ini lebih terbuka lebar.

Alasan yang kedua adalah tidak setiap ayam pelung yang diternakkan dan dibudidayakan memiliki kualitas yang sesuai dengan kriteria dalam kontes ayam pelung, sehingga ayam pelung yang tidak masuk dalam kategori ini harganya tidak akan bisa terdongkrak naik terlalu significant.

Ayam Pelung Berpotensi Menjadi Ayam Unggul
Kebutuhan bibit ayam pedaging di Indonesia memang masih mengandalkan import dari luar negeri, jika ayam pelung ini bisa dioptimalkan tentu akan menjadi submer bibit ayam kampung pedaging unggul yang menguntungkan. Berdasarkan penelitian tidak hanya ayam pelung saja yang lebih cepat pertumbuahnnya, silangan ayam pelung dengan ayam kampung juga lebih cepat pertumbuhan berat badannya.

Bagi peternak ayam pelung yang sudah cukup besar, hasil ternakan ayam pelung selalu dipilih berdasarkan grade kualitas. Ayam pelung bagus akan dipelihara dan dirawat secara istimewa untuk dijual dengan harga tinggi atau diikutkan dalam kontes. Ayam kualitas kedua masih bisa dijual kepada penghobi, sedangkan ayam pelung tidak layak kontes akan dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.
Daftar Harga Ayam Pelung Berbagai Usia
No. Usia Harga
1 1 bulan Rp 200.000 / ekor
2 2 bulan Rp 225.000 / ekor
3 3 bulan Rp 250.000 / ekor
4 4 bulan Rp 275.000 / ekor
5 5 bulan Rp 325.000 / ekor
6 Dewasa Rp 550.000 / ekor
7 Jantan 5 bulan Rp 375.000 / ekor
8 Indukan jantan Rp 450.000 / ekor
Dengan melihat potensi ayam pelung yang memiliki berbagai keunggulan tersebut, nampaknya para peternak harus mulai memikirkan ayam pelung sebagai sumber bibit ayam unggul. Tidak hanya untuk kepentingan hiasan tetapi juga konsumsi.

Persilangan ayam ras petelur dan ayam bangkok / pelung / cemani
Silangan antara ayam bangkok, ayam pelung, dan ayam cemani dengan ras petelur. Beberapa pembibit ayam kamper menggunakan bahan yang berbeda, namun ayas ras petelur yang digunakan sama, yaitu White Leghorn.

Beberapa pembibit di Mojokerto, misalnya, lebih senang menggunakan ayam bangkok. Sedangkan di Indramayu dan Bekasi umumnya menggunakan ayam pelung dan ayam cemani.

Dalam hal ini, yang digunakan adalah betina White Leghorn dan pejantan ayam bangkok / pelung / cemani. Tidak ada perkawinan berjenjang di sini, sehingga induk jantan dan induk betina difungsikan sebagai “parent stock” untuk menghasilkan final stock berupa ayam kamper.

Pertumbuhan badannya tidak sebagus model pertama dan kedua, tetapi masih lebih bagus daripada model ketiga. Sama seperti model pertama dan kedua, warna bulu ayam kamper hasil persilangan ini juga dominan putih, dengan selingan warna hitam pada beberapa individu. Keluhan lainnya adalah dagingnya yang sedikit berminyak.

Ayam Cemani, Ayam Hitam Tetapi Telurnya Putih

Menurut situs www.backyardchickencoops.com, jumlah Ayam Cemani di dunia hanya tinggal 3500 ekor saja, lho. Unggas jenis ini cuma bisa dibudidayakan di Indonesia dan beberapa negara Eropa saja. Jangan heran kalau harganya bisa sangat mahal. Situs metro di Amerika Serikat mengatakan harga satu ekor Ayam Cemani dijual dengan kisaran $2.500,- atau sekitar Rp.32.000.000,- di negara ini. Sedangkan di Indonesia, harga jualnya berkisar Rp.40.000.000/ekor. Jangan heran kalau Ayam Cemani dianggap sebagai Lamborghini ayam. Kabarnya, banyak kolektor ayam yang mencari Ayam Cemani untuk dipelihara.
Ayam Cemani adalah ayam yang seluruh anggota tubuhnya berwarna hitam. Mulai dari kuku, kulit, paruh, mata, daging sampai tulangnya berwarna hitam. Bahkan, beberapa Ayam Cemani punya darah hitam. Padahal, normalnya darahnya berwarna merah tua. Kondisi fisik Ayam Cemani ini disebabkan perubahan genetik yang bernama fibromelanosis. Ben Dorshorst, peneliti dari Uppsala University, Swedia mengatakan Ayam Cemani mengalami mutasi genetik yang menyebabkan perubahan warna pigmen kulit. Mutasi ini adalah bentuk duplikasi dari warna pigmen di bagian tubuh tertentu. Dalam hal ini, warna hitam yang diduplikasi. Proses mutasi ini dipercaya berasal dari Asia sekitar 800 tahun lalu dan tersebar ke seluruh Asia dan Amerika Latin.

Karakteristik produksi Ayam Cemani
  • Bobot badan DOC (gr/ekor) 28 – 32
  • Bobot badan betina umur 5 bulan (gr/ekor) 1.200 – 1.300
  • Bobot badan jantan umur 5 bulan (gr/ekor) 1.400 – 1.500
  • Bobot badan betina dewasa (gr/ekor) 1.900
  • Bobot badan jantan dewasa (gr/ekor) 2.300
  • Umur pertama bertelur (bulan) 4,6 – 6,5
  • Produksi telur pada pemeliharaan Semi-Intensif (butir/ekor/tahun) 56 – 77
  • Produksi telur pada pemeliharaan Intensif/kandang baterai (butir/ekor/tahun) 215
  • Bobot telur (gr/butir) 41 – 49
  • Konsumsi pakan dewasa (gr/ekor) 93
Ayam Cemani
Ayam Cemani dapat dipelihara pada kandang berlantai kawat, bambu, ataupun di atas lantai tanah atau semen yang dialasi sekam secukupnya. Ukuran kandang bervariasi disesuaikan dengan besar kecilnya ayam. Untuk ayam dewasa standar kepadatannya 4-6 ekor/m2, sedangkan DOC umur 0-4 minggu 10 ekor/m2. Untuk kandang DOC tersebut, sebaiknya berupa kandang panggung berukuran 100 x 100 x 50 cm dilengkapi 2 buah lampu pijar 40 watt ditempatkan di tengah-tengah kandang.
Tips Merawat DOC Ayam Cemani. Untuk anak ayam umur 0-2 bulan, berilah pakan yang terdiri dari bekatul dan tepung ikan serta tambahan vitamin A, D, dan B-komplex sebanyak 1% dari pakan. Untuk anak ayam umur di atas 3 bulan, berikan pakan yang terdiri dari campuran jagung giling, gabah padi, vitamin antibiotik serta sebagai pakan tambahan beri daun-daunan antara lain irisan daun pepaya, kangkung, bayam, tepung karang, cacahan bekicot ataupun siput. Sejak DOC hingga umur 3 hari, pakan diberikan dengan cara ditebarkan di atas alas kandang, pada kertas koran bekas. Hal itu dimaksudkan sebagai proses adaptasi DOC mengenali pakan karena pada awal pemeliharaan DOC biasanya akan lebih mudah mengenali dan mengonsumsi pakan yang ditebarkan di atas alas kandang, daripada pakan yang langsung diletakkan di dalam baki pakan (feeder tray) bila dipelihara di kandang postal. Pada hari ke-4 , pakan mulai diletakkan dalam baki pakan yang berada di dalam kandang. Namun bila DOC dipelihara di kandang panggung baru setelah berumur 1 minggu, pakan diberikan di tempat pakan yang terbuat dari bambu yang dibelah dua memanjang. Penggunaan feeder tray ini efektif untuk menjaga kebersihan di dalam kandang postal, karena sisa pakan tidak tercecer dan memperkecil kompetisi antar DOC dalam memperoleh pakan.
Masyarakat Indonesia percaya Ayam Cemani sudah ada sejak zaman kerjaan kuno nusantara. Menurut legenda Kota Temanggung, Jawa Tengah, Ayam Cemani sudah hidup pada era Kerajaan Majapahit (sekitar abad ke-15). Dulunya, Ayam Cemani dimiliki oleh seorang petapa bernama Ki Ageng Mangkuhan. Bedanya, Ayam Cemani dulu punya paruh berwarna putih. Ayam ini berhasil mengobati seorang anak pejabat. Kemudian, ayam ini dikawinkan dengan ayam hitam lainnya. Anehnya, anak ayam tersebut lahir dengan warna hitam legam. Makanya, dinamakan cemani yang artinya hitam legam dalam bahasa Sansekerta. Gambaran soal Ayam Cemani juga muncul di teks kuno Tiongkok pada abad ke-16. Ayam hitam ini juga muncul dalam dongeng dan legenda negeri tirai bambu tersebut. Bahkan, Ayam Cemani juga muncul dalam cerita perjalanan Marcopolo pada tahun 1298.

Daftar Harga Ayam Cemani 2019

UmurHarga
DewasaRp575.000
5 BulanRp310.000
4 BulanRp250.000
3 BulanRp195.000
2 BulanRp165.000
1 BuanRp120.000

Harga Ayam Cemani Walik 2019

DewasaRp900.00
5 BulanRp596.000
4 BulanRp520.000
3 BulanRp375.000
2 BulanRp260.000
1 BuanRp190.000
Walau warna seluruh bagian tubuh Ayam Cemani hitam, telur yang dihasilkannya tetap berwarna putih gading. Menurut beberapa peneliti biologis, telur Ayam Cemani serupa dengan telur ayam lainnya. Perubahan genetik baru terjadi saat embrio Ayam Cemani muncul. Tandanya, telur Ayam Cemani ini sehat dan bisa menetas. Proses mutasi fibromelanosis ini nggak bisa ditularkan dari induk ke telur yang muncul. Soalnya, cangkang telur Ayam Cemani terdiri dari kalsium karbonat.

loading...

Blog, Updated at: 15:35:00
loading...