Panduan Lengkap Cara Tanam Rumput Odot, Hijaua Pakan Bermutu Dan Disukai Ternak

loading...

Keunggulan Rumput Odot Adalah, Mudah Tumbuh dan Berkembang, Palatabilitas dan Volume Produksi Per Hektar Yang Besar Dibandingkan Dengan Rumput Lain, Bagaimana Cara Budidayanya?

Rumput odot merupakan salah satu varietas rumput gajah (Pennisetum purpureum), sering dikenal dengan sebutan Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass di luar negeri, tanaman ini mampu tumbuh pada saat musim kemarau dengan tanah yang tingkat kesuburannya rendah. Produksi yang cukup tinggi menjadi keunggulan tersendiri bagi rumput odot, terlebih pada musim penghujan batang rumput odot terasa lebih lunak sehingga sangat digemari oleh kambing dan domba. Keunggulan lain dari rumput odot adalah jumlah nutrisi yang cukup tinggi dibanding rumput Gajah, sebagai ilustrasi jumlah protein kasar yang ada dalam daun rumput odot mencapai 12-14% bahkan ada yang mencapai angka 17 %, disamping itu tingkat kecernaan rumput odot mencapau 65-70%. Pada musim penghujan, interval pemotongan pad antara 30 sampai 40 dengan jumlah anakan rumput odot mencapai 20 anakan pada setiap 2x masa panen.

Cara Tanam dan Budidaya Rumput Odot

Keunggulan Hijauan pakan ternak rumput odot sendiri adalah :
1. Batang relatif pendek dan empuk
2. Pertumbuhannya relatif cepat
3. Sangat disukai ruminansia dibanding dengan jenis rumput yang lainnya
4. Daun lembut dan tidak berbulu
5. Mampu beradaptasi dengan kondisi lahan
6. Tidak memerlukan perawatan khusus
7. Dalam satu rumpun terdapat 50-80 batang

Nutrisi yang terkandung dalam rumput odot :
1. kadar lemak daun 2.72%
2. kadar lemak batang 0.91
3. CP daun 14.35%
4. CP batang 8.1 %
5. Digestibility daun 72.68%
6. digestibility batang 62.56%
7. Protein kasar 14 %
Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Matt) mungkin kini menjadi pakan hijauan ternak yang paling banyak dicari peternak. Namun banyak peternak yang belum mengetahui bagaimana cara membudidayakan rumput ini.

Seperti diketahui HMT (Hijauan Makanan Ternak) dibutuhkan secara esensial oleh ternak ruminansia untuk proses pertumbuhan dan reproduksi. Ketersediaan HMT setiap saat menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi seseorang maupun kelompok tani yang akan berusaha di bidang peternakan.

Rumput odot yang merupakan jenis baru ini awalnya dibawa beberapa stek oleh seorang TKI asal Tulungagung, Jawa Timur yang bekerja di Amerika Serikat. Setelah diujicobakan ternyata cocok ditanam di lahan. Kemudian dicobakan untuk pakan kambing. Alhasil, sangat disenangi karena tingkat keenakan (palatabilitasnya) sangat baik. Di Indonesia, bibit rumput odot dapat ditemukan di Kabupaten Blora.
Rumput gajah odot atau rumput mott elephant adalah rumput tahan banting menghadapi segala kondisi.  Pada musim panas saat sapi atau domba membutuhkan hijauan berkualitas, rumput ini menjadi incaran para peternak.   Rumput gajah odot mampu bertahan hidup di kondisi sulit air sekalipun.
Tanaman rumput odot tumbuh merumpun dengan perakaran serabut, lahan idealnya yang cukup air tetapi tidak tergenang. Kebutuhan sinar matahari untuk proses fotosintesa penuh, kalaupun terlindung sampai 50% pertumbuhan menjadi terhambat dan pemangkasan menjadi tertunda.

Perkembangbiakan rumput odot dapat dilakukan dengan metode vegetatif, yaitu dengan menggunakan percabangan yang tumbuhnya paling baik. Pemotongan pada cabang-cabang tersebut dilakukan dengan alat yang tajam untuk menghindari luka pada batang, pemotongan dilakukan pada batang yang akan menjadi bahan tanaman/stek dengan panjang kurang lebih 30 cm.

Rumput odot dapat ditanam dengan menggunakan dua pola. Pertama adalah monokultur dimana dalam suatu lahan hanya ditanami oleh tanaman odot saja. Pola tanam yang kedua adalah dengan menanamnya di sela-sela tanaman lain. Jarak tanaman antar barisan adalah sekitar 50-75 cm. Pada setiap bedengan tanah yang akan ditanam odot, dapat ditanam 2 atau 3 stek. Rumput odot dipanen pertama kali pada umur 70-80 hari. Beberapa ciri yang bisa diamati saat rumput odot siap panen adalah saat ruas batang sudah mencapai ukuruan 15 cm. Untuk umur panen selanjutya bisa 35 – 45 hari pada musim penghujan atau 40-50 hari pada musim kemarau.
Penanaman rumput gajah odot pada lahan berpotensi rendah, hasilnya pun cukup memuaskan.  Di tepian pantai daerah Cilacap, Jawa Tengah, rumput ini berdampingan dengan tanaman cabai, rumput ini mampu berproduksi optomal.  Terlebih bila di tanam dalam lahan yang berkualitas baik. Produktifitas rumput gajah odot per hektare berkisar 120 hingga 250 ton per tahun. Tingginya produktifitas ini karena si rumput ‘tahan banting’ ini juga memeiliki banyak anakan.  Awal panen jumlah anakan per rumpun kisaran 26 tunas, selanjunya dapat mencapai lebih dari 200 tunas.  Sama halnya dengan jenis rumput lain, saat panen rumput gajah odot di umur 35 sampai 45 hari pada musim penghujan.  “Kalau musim kering, panen kira-kira 40 sampai 50 hari,” kata pembudi daya rumput gajah odot di Rembang, Jawa Tengah.

Langkah-Langkah Budidaya Rumput Odot, Mulai Persiapan Lahan Hingga Panen

Persiapan Lahan
Pada lahan kering, lahan dibajak dengan hand traktor kecil dengan kapasitas 5-6,5 PK. Setelah selesai pembajakan dibuat parit kecil sekitar 30 cm dan jarak antar alur sekitar 80 cm. Di alur tersebut ditaburkan pupuk organik dan SP36 secukupnya, sebagai pupuk dasar.

Dalam penanaman rumput odot ini bisa dengan stek yang sudah disiapkan minimal tiga ruas dengan panjang stek ± 30 cm. Tancapkan dengan kemiringan 46 derejat tepat di tengah alur yang sudah ada pupuk dasarnya. Lalu tutup dengan tanah di sekitarnya, di atas tanah disisakan 1 atau 2 ruas.

Jarak Tanam
Adapun jarak tanam di dalam barisan 75-80 cm, sedangkan jarak tanam antar barisan 80-150 cm. Dari pengalaman pada tanahnya cukup subur, rumput odot ini bisa beranak hingga 75 batang dalam satu rumpun, sehingga akan bersinggungan dengan rumpun lain. Dengan karakteristik tanaman yang lebih pendek dari king grass (maksimal tinggi 80 cm) rumput ini lebih lunak, tidak perlu dengan alat pemotong.

Pemupukan
Dalam pemupukan susulan dilakukan setelah 2-3 minggu setelah tanam. Dengan menggunakan pupuk majemuk NPK (15,15,15) dengan dosis 60-70 kg/ha disebarkan di sekitar rumpun, dilanjutkan pembubunan dan pembersihan gulma. Pemupukan berikutnya dilakukan setelah selesai panen/pemangkasan dengan menggunakan pupuk tunggal ZA adapun dosisnya 75 kg/ha.

Pemeliharaan
Pemeliharaan rumput odot meliputi penyulaman, penyiangan dan pembubunan. Penyulaman dilakukan bila ada tanaman yang mati, segera disulam agar pertumbuhan bisa seragam. Penyiangan dilakukan terhadap pembersihan gulma di sekitar rumpun yang merupakan pesaing dalam mencari unsur hara.

Adapun pembubunan dilakukan secara berkala, agar tunas tumbuh secara optimal. Pada tanaman rumput odot berumur sekitar 6 bulan satu rumpun bisa mencapai ratusan anakan, jadi sifatnya melebar ke kanan dan ke kiri.

Berbeda dengan king grass untuk rumput odot satu ekor sapi dengan berat hidup ± 400-500 kg cukup 800 rumpun dengan interval pemangkasan 40-50 hari. Hal ini sama dengan ± 10 ekor kambing/domba dengan berat hidup rata-rata 30 kg.

Dengan adanya rumput unggul jenis odot ini yang produksinya bisa 10 kali lipat dari king grass diharapkan bisa mendongkrak populasi ternak ruminansia di sentra pengembangan sapi potong, perah maupun pembibitan. Imbasnya pasokan daging domestik lebih kondusif.

Sumber: Sugeng R (Penyuluh Pertanian Madya Banjarnegara), Tabloid sinartani.com

Keunggulan Rumput Odot dan Budidayanya

Keunggulan Hijauan pakan ternak rumput odot sendiri adalah :
1. Batang relatif pendek dan empuk
2. Pertumbuhannya relatif cepat
3. Sangat disukai ruminansia dibanding dengan jenis rumput yang lainnya
4. Daun lembut dan tidak berbulu
5. Mampu beradaptasi dengan kondisi lahan
6. Tidak memerlukan perawatan khusus
7. Dalam satu rumpun terdapat 50-80 batang

Nutrisi yang terkandung dalam rumput odot :
1. kadar lemak daun 2.72%
2. kadar lemak batang 0.91
3. CP daun 14.35%
4. CP batang 8.1 %
5. Digestibility daun 72.68%
6. digestibility batang 62.56%
7. Protein kasar 14 %
Data teknis dikutip data dari “Pakistan Journal of Agronomy 2 (1) 52-58 2003” yang dilakukan oleh Muhammad Yassin, M. Asghar Malik dan M. Shafi Nazir Jurusan Agronomi Universitas Agriculture Pakistan.
Kelebihan lain dari rumput gajah odot, memiliki tinggi yang sesuai dengan tinggi rata-rata oorang Indonesia.  Hal ini memudahkan para pembudidaya untuk memanen.  Lembutnya daun dan empuknya batang, menjadikan peternak lebih efisiesn.  Tidak perlu menggunakan mesin pencacah untuk memotong-motong rumput ini.  Terlebih, rumput gajah odot ini memeliki kandungan nutrisi yang tinggi.  Protein kasar yang terkandung di dalamnya sebesar 14 %, sangat pas untuk diberikan sebagai makanan ternak (pakan) sapi dan domba.
Cara menanam rumput odot :

1. Penanaman dari stek
Bibit odot dari ruas/batang dipotong sepanjang 15-25 cm lalu benamkan ke lahan.sebelum dilakukan penanaman sebaiknya lahan diberikan pupuk dasar yaitu pupuk kandang. Sebaiknya lokasi lahan cukup untuk mendapatkan sinar matahari

2. Pola Tanam
Monokultur artinya pada lahan hanya ditanami rumput gajah odot sajaTanaman Sela, karena tanaman ini ukurannya lebih pendek rumput ini bisa ditanam sebagai tanaman sela dikombinasikan dengan hijauan pakan yang lain, dipematang sawah atau disela sela tanaman perkebunan dengan memperhatikan intensitas matahariRumput ini juga bisa digunakan untuk menahan erosi lahan dengan penanaman pada tanah (sumber : Gogoniti Farm)

3. Cara Penanaman
Bersihkan lahan yang akan ditanami rumput dari tanaman gulma dan semak belukar Buat gundukan tanah lebar 60-80 cm dengan tinggi 20 cm Tanam bbit rumput berupa stek minimal 3 ruas dan 2 ruas ditanam didalam tanah di tengah gundukan Jarak tanaman dalam barisan 50-75 cm, jarak tanam antar barisan 75-150 cm

4. Pemupukan
Untuk pupuk dasar, berikan dan campur dengan pupuk kandang dengan jumlah 3 ton/ha.Untuk mempercepat pertu pertumbuhan dapat dilakukan pemupukan pada umur 15 hari setelah tanam dengan pupuk kimia majemuk (NPK) sebanyak 6 0 kg HaPupuk Cair / urine kambing fermentasi juga dapat digunakan sebagai bahan pupuk cair untuk pemupukan dengan aplikasi disemprot ke tanaman tanah (sumber : Gogoniti Farm)

5. Pemanenan
Pertama kali penanaman rumput odot bisa dipanen pada umur 70-80 hari Ciri rumput yang sudah dapat dipanen adalah adanya ruas batang yang sudah berukuran 15 cm Umur panen pada musim penghujan 35-45 hari, pada musim kemarau 40-50 hari Potong pendek sejajar dengan tanah Untuk pemanenan pertama kali sebaiknya dipanen lebih dari 60 hari atauditunggu batangnya sampai dengan 30– 40 cm

(sumber : Gogoniti Farm)

loading...

Blog, Updated at: 15:08:00
loading...