Harga Terbaru 2020 Sapi Lokal Siap Potong dan Pedetan

loading...
Harga Sapi Lokal Terbaru 2020 Saat ini Untuk Jenis Metal, Lumousin, Madura, Bali dan Peranakan Ongole

Situasi harga sapi lokal dipasar hewan Jatim seperti di Probolinggo, Lumajang dan Situbondo relatif stabil. Meski populasi sapi dipasaran tidak terlalu banyak tetapi tidak ada lonjakan harga karena permintaan sapi juga stagnan. Bagaimana dengan jumlah penjualan tiap pasar hewan? Sapi jenis apa yang harganya paling mahal dan apa penyebabnya?

Penjualan sapi lokal diberbagai pasar hewan terutama di Jawa Timur mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat adanya wabah covid-19. Beberapa pasar hewan di Banyuwangi dan Situbondo bahkan ditutup sementara sebagai langkah antisipasi penyebaran virus ini.

Sedangkan untuk pasar hewan Lumajang masih tetap beroperasi seperti biasa pada hari Senin dan Jumat. Demikian juga untuk pasar hewan Wonoasih Probolinggo masih dibuka hanya saja jam operasionalnya dibatasi. Untuk pasar hewan Banyuanyar sementara juga ditutup.

Berapa harga sapi lokal saat ini?

Menjelang masuk bulan puasa ternyata harga sapi lokal terpantau turun meskipun tidak terlalu banyak. Hal ini karena sedikitnya pedagang atau pembeli sapi dari luar daerah yang membeli sapi ke pasar sapi di Jatim. Harga pedet juga mengalami penurunan terutama untuk yang kualitasnya standar dan kurang bagus. Untuk pedet super jenis limousin dan simmental harga tetap tinggi.

Untuk jenis sapi potong yang banyak beredar dipasar hewan masih didominasi jenis metal dan limousin untuk pasar area timur, sedangkan area barat seperti Lamongan dan Tubah masih banyak ditemukan sapi PO selain metal tentunya.

Berikut kisaran harga sapi saat ini dipasar hewan sesuai dengan jenisnya:

Jenis Limousin dan Simental
Simmental atau Swiss Fleckvieh adalah salah satu ras sapi. Ras ini mengambil nama Simmental, nama sebuah lembah dari Sungai Simme di Bernese Oberland, Kanton Bern, Swiss. Simmental memiliki warna bulu kemerahan dengan corak warna putih, dan diternakkan untuk diambil susu dan dagingnya.

Untuk sapi jenis ini yang siap potong, kisaran harga antara Rp 43.000 sampai Rp 45.000 per kg. Harga tergantung performance dan kualitas sapi. Untuk sapu dengan kualitas bagus dan persentase karkas tinggi maka harga bisa lebih mahal.

Untuk harga pedetan limousin dan metal, harga pedet jantan masih berkisar Rp 55.000 - Rp 60.000 per kg, dengan kisaran berat pedet sekitar 200 an kg.

Sapi PO
Untuk sapi jenis PO harganya masih dibawah sapi metal yaitu pada kisaran Rp 42.000 - Rp 44.000 per kg tergantung kualitas sapinya.

SAPI BALI
Harga sapi Bali jantan masih bertahan pada kisaran Rp 41.000 - Rp 43.000/kg tergantung kualitas dan bobot sapinya. Makin besar sapi Bali dan makin bagus kualitasnya maka harga bisa semakin mahal.
Sapi bali  merupakan  sapi lokal Indonesia yang berasal dari Pulau Bali, serta keturunan dari banteng yang telah mengalami domestikasi selama ratusan tahun. Sebagai akibat dari domestikasi tersebut, ukuran dari sapi bali menjadi lebih kecil jika dibandingkan dengan banteng.

SAPI MADURA
Harga sapi madura siap potong termasuk yang paling mahal  diantara jenis sapi lainnya. Harga saat ini masih berkisar antara Rp 47.000 - Rp 50.000 per kg. Kualitas dan besar sapi ikut menentukan tingkat harga yang berlaku dipasar hewan.

Sapi Madura
 adalah :
Sapi potong hibrida lokal asli Indonesia hasil persilangan antara banteng dengan bos indicus atau sapi Zebu yang secara genetik memiliki sifat toleran terhadap iklim panas dan lingkungan marginal serta tahan terhadap serangan penyakit.

Sapi Madura dan sapi Bali biasanya akan mengalami kenaikan harga pasa saat jelang hari raya Idul Adha karena tingginya permintaan. Harga akan semakin mahal saat mendekati hari H.

Kondisi populasi sapi lokal di Jatim menurut beberapa sumber sudah sangat berkurang jumlahnya. Hal ini terkait juga dengan kondisi harga sapi yang terus naik sebagai indikasi kelangkaan sapi lokal yang siap potong.

Dengan adanya pandemi corona ini ternyata potongan di RPH mengalami penurunan sehingga permintaan terhadap sapi lokal tidak terlalu banyak. Hal ini mengakibatkan harga sapi lokal bisa bertahan untuk tidak terus naik yang pada ujungnya sangat merugikan jagal sapi.

loading...

Blog, Updated at: 20:21:00
loading...